Buka MTQ ke-IX, Yota Balad Dorong Program Pariaman RISALAH Jadi Gerakan Bersama Masyarakat

Metro- 30-10-2026 18:18
Wali Kota Yota Balad dan yang lain memukul bedug bersamaan tanda pembukaan MTQ) Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026, Jumat (30/10/2026) sore. IST
Wali Kota Yota Balad dan yang lain memukul bedug bersamaan tanda pembukaan MTQ) Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026, Jumat (30/10/2026) sore. IST

Pariaman, Arunala.com - Gerakan membumikan Al Quran di Kota Pariaman resmi digelar seiring penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026 secara resmi ditabuh di halaman Balaikota Pariaman pada Jumat (30/10/2026) sore.

Pembukaan ajang syiar Islam dua tahunan ini ditandai secara simbolis lewat pemukulan instrumen tradisional gandang tambua. Momentum ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi.

Hadir juga pada pembukaan itu Ketua DPRD Muhajir Muslim, Kapolres Pariaman AKBP Agung Pranajaya, jajaran Forkopimda, Sekko Afrizal Azhar, perwakilan Kanwil Kemenag Sumbar, Kepala Kantor Kemenag Pariaman Edi Oktafiandi, serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Pariaman Syaiful Azmi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan, MTQ tahun ini memiliki esensi yang jauh lebih besar daripada sekadar ajang kompetisi mengaji.

"Hari ini kita berkumpul bukan semata-mata untuk sebuah perlombaan. Lebih dari itu, kita sedang membangun ikhtiar bersama untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai fondasi utama dalam denyut kehidupan masyarakat Kota Pariaman," ujar Yota Balad di hadapan para kafilah dan tamu undangan.

Yota Balad memaparkan, arah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Pariaman menempatkan nilai-nilai luhur agama, akhlak, dan karakter pada posisi yang paling krusial.

Kebijakan ini menjadi pilar utama untuk menyokong visi besar Pariaman sebagai Kota Wisata yang Maju, Kreatif, Berbasis Agama, dan Berbudaya.

Guna mengonversi visi tersebut ke dalam langkah konkret, Pemerintah Kota mengandalkan Program Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak).

"Berbicara tentang RISALAH bukan sekadar menyebut nama program kerja pemerintah. Ini adalah gerakan kolektif untuk melahirkan generasi Pariaman yang beriman, saleh, dan berakhlak mulia," tambahnya.

Secara mendalam, Wali Kota menguraikan tiga pilar utama yang diusung dalam gerakan Pariaman RISALAH ini, yaitunext

Komentar