Peluang BP Bisa Disengketakan Cukup Terbuka

Metro- 26-11-2021 15:46
Sekretaris FJKIP Sumbar, Zondra Volta saat menjelaskan keberadaan FJKIP yang bermitra dengan Komisi Informasi (KI) Sumbar, Jumat (26/11). (Foto : Arzil)
Sekretaris FJKIP Sumbar, Zondra Volta saat menjelaskan keberadaan FJKIP yang bermitra dengan Komisi Informasi (KI) Sumbar, Jumat (26/11). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Peluang Badan Publik (BP) akan disengketakan oleh pemohon informasi makin terbuka lebar di Komisi Informasi (KI). Pasalnya, jadi keharusan bagi badan publik untuk memberikan informasi yang diminta pemohon.

"Tentunya informasi yang minta itu harus mengikuti aturan yang ada di UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)," ungkap anggota KI Sumbar, Tanti Endang Lestari saat jadi narasumber dalam acara bimbingan teknis (bimtek) Jurnalistik yang dilaksanakan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar di salah satu hotel di Padang, Jumat (26/11).

Tanti menyebutkan masih banyak didengar badan publik di Sumbar yang belum sepenuhnya terbuka soal informasi publik, khususnya informasi terkait anggaran.

Baca Juga

Menurut dia, ada prosedur yang harus diikuti sekiranya masyarakat ingin melaporkan badan publik ke KI. Ada ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi agar pengaduan tersebut bisa berproses dan disidangkan oleh majelis komisioner KI.

"Tentunya tidak semua informasi bisa terbuka, ada informasi yang dikecualikan, yang biasanya menyangkut rahasia Negara," ujar Ketua Monev KI Sumbar untuk Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (AKIP) Sumbar 2021 ini,.

Di sisi lain, Tanti menyampaikan, menyangkut informasi anggaran oleh badan publik, Komisioner KI Sumbar bidang Kelembagaan ini menyebutkan sudah banyak badan publik yang menginformasikannya, baik melalui website maupun dipajang berupa baliho, seperti yang dilakukan desa atau nagari.

Kemudian, lanjut Tanti, untuk memasifkan KIP, sudah berdiri wadah jurnalis yang dinamakan Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Sumbar, yang menjadi mitra KI Sumbar, dan saat ini sudah berdiri pula di beberapa kabupaten kota.

Sedangkan Sekretaris FJKIP Sumbar, Zondra Volta menjelaskan FJKIP didirikan pada 6 Desember 2019 lalu, dan merupakan mitra bagi KI Sumbar untuk menggaungkan KIP di Sumbar.

"Kami sebagai corong bagi KI untuk membagikan informasi-informasi kegiatan KI, termasuk persidangan-persidangan yang dilaksanakan," ujar Zondra.

Komentar