Inovasi dan Kerjasama Kunci Keberhasilan Bawaslu Sumbar

Metro- 07-12-2021 21:20
Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, Karnali Kamaruddin. (Dok : Istimewa)
Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, Karnali Kamaruddin. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Prestasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar yang menduduki peringkat puncak pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2021 dari Komisi Informasi (KI) tampaknya memenuhi ekspektasi baik unsur anggota Bawaslu maupun pimpinan di Sekretariat Bawaslu Sumbar sendiri.

Penghargaan bergengsi di KI Sumbar berupa peringkat 1 untuk kategori instansi vertikal dengan predikat Informatif, akan menjadi semangat bagi penyelenggaraan pemilu di Sumbar ini.

"Alhamdulillah, tahun 2021 ini Bawaslu Sumbar jadi pemuncak (juara 1) untuk kategori instansi vertikal yang Informatif di Sumbar. Tahun sebelumnya kami menempati peringkat runner-up tapi masih tetap predikat Informatif," kata Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, Karnalis Kamaruddin saat dihubungi Arunala.com , Selasa malam (7/12).

Baca Juga

Untuk menerapkan keterbukaan informasi publik di kesekretariatan Bawaslu Sumbar, Karnalis mengaku dilakukan dengan cara membuat berbagai inovasi yang terbuka dan bisa diakses publik untuk mengetahui apa saja yang dilakukan Bawaslu Sumbar.

"Diantara inovasi yang kami buat adalah aplikasi SPASI (Sistem Pelaporan dan Perlindungan Saksi) online, dan aplikasi ini hasil dirancang saya sendiri yang tujuannya memudahkan melapor adanya dugaan pelanggaran pemilu atau pemilihan. Selain itu dengan aplikasi ini juga bisa diakses publik untuk mengetahui sejauh mana laporan dugaan pelanggaran itu diproses Bawaslu Sumbar," papar Karnalis.

Karnalis menjelaskan, dengan inovasi SPASI online ini merupakan salah satu poin keterbukaan informasi publik yang diaplikasikan Bawaslu Sumbar.

Tidak sampai di situ, dirinya juga meminta beberapa staf di kesekretariatan Bawaslu Sumbar untuk membuat sistem aplikasi terkait informasi seandainya ada hal-hal yang tidak diketahui masyarakat atau publik bisa diakses pada aplikasi yang ada di website milik Bawaslu Sumbar.

"Sebenarnya, untuk mempertahankan posisi peringkat 1 KIP di Sumbar untuk kategori instansi vertikal di Sumbar jelas sangat lebih sulit lagi dari pada ikut serta dalam penilaian KI Sumbar ini. Makanya kami di jajaran Bawaslu Sumbar selalu berinovasi, selalu berkreativitas untuk KIP ini," tukas Karnalis.

Sejalan dengan prestasi yang diraih Bawaslu Sumbar ini, Karnalis jelas akan memotivasi Bawaslu kabupaten kota yang ada di provinsi ini agar mengikuti dan mengejar terus KIP ini.

"Soalnya dari 19 Bawaslu kabupaten kota yang ada di Sumbar, masih ada yang belum masuk nominasi keterbukaan informasi publik dari KI Sumbar. untuk itu kami dari Bawaslu Sumbar akan mendorong lagi jajaran di daerah untuk tahun berikutnya bisa masuk nominasi," tukas Karnalis.

Hal lainnya disampaikan Karnalis terkait KIP yang diperoleh Bawaslu Sumbar itu tidak terlepas dari koordinasi dan kolaborasi untuk pimpinan Bawaslu dengan jajaran sekretariat.

"Sebab dengan adanya kerjasama yang baik dan bahu membahu antara anggota Bawaslu dengan pihak sekretariat akan menjadikan lembaga itu berjalan baik dalam menerapkan keterbukaan informasi publik itu," kata Karnalis Kamaruddin.

Komentar