Pihak RS akan Isolasi Tenaga Medis yang Terpapar

Metro-105 hit 01-05-2020 18:00
RSUD Padang Panjang. (Dok.Istimewa)
RSUD Padang Panjang. (Dok.Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang Panjang, Arunala - Kejadian di luar dugaan dialami Kota Padang Panjang di masa pandemi virus Corona (Covid-19). Soalnya 13 orang tenaga kesehatan di RSUD Padang Panjang dinyatakan positif Corona.

Hal ini diketahui setelah uji swab dari Labor Rumah Sakit (RS) Unand mengeluarkan hasil positif.

"Kini tenaga kesehatan yang 13 orang itu dikarantina di RSUD Padang Panjang. Sejak hasil tesnya diketahui senja tadi mereka diminta untuk melakukan isolasi di RSUD," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Nuryanuwar, di Padang Panjang, Kamis malam (30/4).

Baca Juga

Nuryanuwar mengatakan sebelumnya diketahui ada 70 orang petugas medis di RSUD Padang Panjang yang sempat kontak dengan NS, (29), pasien positif Corona asal Panyalaian Tanah Datar, yang kini dirawat di RSUP M Djamil Padang.

"Sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang, pasien NS sempat dirawat di RSUD Padang Panjang ini," ujar Nuryanuwar.

Namun, kata dia, dari 70 orang tenaga medis yang diperiksa Laboratorium Unand dan hasilnya menunjukan 13 orang diantara petugas kesehatan itu statusnya positif Covid-19 ringan tanpa ada gejala.

Tidak itu saja, lanjut Nuryanuwar, pasien NS juga sebelumnya pernah juga melakukan pemeriksaan di Puskesmas Kebun Sikolos Padang Panjang.

"Untuk sementara hasil pemeriksaan terhadap tenaga medis di puskesmas itu tidak ada yang positif. Tapi bisa juga mereka terpapar dari suami NS yang kini juga positif corona dirawat di RSUP M Djamil," katanya.

Terpisah Direktur RSUD Padang Panjang dr. Ardoni mengatakan, sebetulnya sejak hasil swab NS dinyatakan positif, tenaga kesehatan dan petugas yang sebelumnya kontak dengan NS dan keluarga sudah dilakukan karantina di lokasi yang sudah disiapkan Pemko dan tidak pulang ke rumah.

"Kini tenaga kesehatan yang 13 orang itu dikarantina di RSUD Padang Panjang sejak hasil tesnya diketahui Kamis malam," kata dr Ardoni.

Kemudian, atas apa yang dialami para tenaga medisnya itu, dr Ardoni akan lakukan desinfeksi atau sterilisasi terhadap seluruh ruangan yang pernah dilalui 13 tenaga kesehatan itu, setalah kontak fisik dengan NS positif Corona awal.

"Kami juga akan lakukan isolasi terhadap petugas yang pernah kontak fisik dengan 13 orang tenaga kesehatan yang kini positif Corona," kata dr Ardoni.

Komentar