BPN Pariaman Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah ke Wako

Metro- 13-12-2021 14:22
Kepala BPN Kota Pariaman, Meiven Indra serahkan sertifikat BMD kepada Genius Umar, Senin sore (13/12). (Dok : Istimewa)
Kepala BPN Kota Pariaman, Meiven Indra serahkan sertifikat BMD kepada Genius Umar, Senin sore (13/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pariaman, menyerahkan 61 sertifikat BMD (Barang Milik Daerah) dan 150 sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) untuk rakyat.

Sertifikat itu diserahkan kepala BPN Pariaman, Meiven Indra kepada Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat acara penyerahan sertipikat tanah untuk rakyat, yang digelar secara virtual oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Senin sore (13/12).

Dalam penyerahan itu, Kementerian ATR/BPN juga menyerahkan sertifikat untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara termasuk Sumbar

Baca Juga

Meiven Indra mengatakan dari target awal di tahun 2021 sebanyak 780 sertifikat yang dikeluarkan oleh Kanwil BPN Sumbar, setelah dilakukan revisi, Kota Pariaman mendapat target 150 sertifikat.

"Hari ini (Senin, red) 150 sertifikat tanah itu kami serahkan untuk dua desa yaitu Desa Palak Aneh dan Desa Marunggi yang diterima Wali Kota Pariaman," kata Meiven.

Meiven menyampaikan, apa dilakukan BPN ini untuk percepatan penerbitan sertifikat tanah. Unutk program PTSL sebagai program dari Presiden RI, lanjutnya, menargetkan untuk tahun 2025 mendatang, semua ruas dan bidang tanah di Indonesia harus sudah terdaftas atau bersertifikat, maka ini menjadi tantangan besar bagi kami di BPN Kota Pariaman, untuk mewujudkan hal tersebut," ujarnya.

Meiven Indra juga menjelaskan, di 2021 ini BPN Kota Pariaman menargetkan peta bidang tanah sebanyak 1.000 bidang, dan telah direalisasikan 100 persen.

"Sedangkan dari target keseluruhan Kota Pariaman sebanyak 42.000 peta bidang tanah, yang baru dipetakan sebanyak 20.983 bidang, atau 43,7 persen. Dan dari 20.983 bidang tanah tersebut yang telah terbit sertifikat baru 16.665 bidang (34,30 persen)," terangnya.

Dia melanjutkan, di 2022 ini, Kota Pariaman mendapat target dari Kanwil BPN Sumbar untuk PTSL ini sebanyak 10.500 bidang tanah, dan untuk penerbitan sertifikat sebanyak 3.000 bidang tanah.

"Hal ini hendaknya dapat dimanfaatkan warga Kota Pariaman dalam pengurusan pemetaan bidang tanah maupun sertifikat tanahnya," imbau Meiven.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengatakan karena sertifikat tanah sebagai bukti kepemilikan sah atas tanah, mutlak ada untuk menghindari permasalahan sengketa tanah

"Dengan adanya sertifikat BMD ini, maka kita dapat melaksanakan program yang ada tanpa takut terkendala dengan permasalahan tanah, dan juga sertipikat tanah BMD ini juga dapat kita jadikan acuan untuk mensikronkan program yang sedang kita minta di pemerintah pusat," kata Genius Umar.

Komentar