Padang, Arunala.com- Informasi adanya longor di Pegambiran Kelurahan Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang pada Jumat siang (2/1/2026), dibantah oleh Camat setempat, Noviandi Amir.
Kejadian yang terjadi di kawasan itu menurutnya terbannya tanah di Pegambiran itu bukan dari pebukitan yang ada di sekitar kelurahan itu.
"Yang terjadi sebenarnya adalah bobolnya pasangan batu atau pondasi dari sebuah bangunan yang akan dijadikan workshop oleh pemilik lahan yang terban," ungkapnya.
Di tempat itu, pondasi yang dibangun pemilik workshop cukup tinggi mencapai hampir empat meter dan pemasangannya diperkirakan belum begitu kokoh atau kering.
Lalu, jelas Camat yang akrab disapa Andi Amir ini, pondasi itu kemudian diisi dengan tanah timbunan dan dipadatkan.
Dia melanjutkan, karena curah hujan tinggi menguyur Kota Padang sejak Kamis (1/1/2026) malam hingga Jumat (2/1/2025) membuat pondasi yang tadi dibangun, akhirnya jebol.
"Akibat dari terbannya pondasi itu, menimpa tiga dapur rumah warga yang ada di dekat jebolnya pondasi itu," ujar Andi Amir.
Ia menyebut, dari kejadian itu dirinya bersama beberapa perangkat kecamatan dan kelurahan setempat mendatangi lokasi untuk melihat dari dekat seperti apa dampak yang timbul.
"Beruntung, setelah kami melihatnya, pemilik workshop menyatakan bertanggung jawab dan bersedia membantu memperbaiki tiga rumah yang rusak itu," katanya.
Pemilik lahan, lanjut Andi Amir juga langsung melakukan pembersihan di lokasi kejadian dengan menggunakan alat berat medium yang ia miliki.
"Kami juga berikan bantuan sembako sebagai langkah awal penanganan kejadian terhadap pemilik tiga rumah yang rusak karena akibat ditimbun tanah itu," pungkasnya.(cpt)


Komentar