Minta Normalisasi Batang Lumpo segera Dilakukan

Metro- 05-01-2022 08:55
Senator asal Sumbar, Alirman Sori bersama para ninik mamak dari empat nagari di Bayang, Pessel seusai bahas normalisasi Batang Lumpo, Senin (3/1) lalu. (Dok : Istimewa)
Senator asal Sumbar, Alirman Sori bersama para ninik mamak dari empat nagari di Bayang, Pessel seusai bahas normalisasi Batang Lumpo, Senin (3/1) lalu. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala - Para ninik mamak di empat kenagarian di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mendatangi Anggota DPD RI asal Sumbar, Alirman Sori yang kebetulan lakukan kunjungan kerja (reses, red) ke kecamatan, Senin (3/1) lalu.

Pertemuan para ninik mamak dari Nagari Gurun Panjang, Gurun Panjang, Barat, Gurun Panjang Utara dan Gurun Panjang Selatan, dengan senator Alirman Sori di sebuah hotel di kecamatan itu bertujuan membahas normalisasi aliran sungai Batang Lumpo.

Pasalnya, tiap tahun sungai itu "mengamuk" sehingga meluluhlantakkan harta benda dan rumah masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai tersebut.

Baca Juga

Penyampaian aspirasi yang disampaikan oleh ninik mamak di empat kenagarian tersebut karena akibat setiap bencana banjir telah menimbulkan keresahan masyarakat selain menimbulkan kerugian materil tetapi juga telah mengancam keselamatan jiwa masyarakat karena sebagian rumah terseret arus batang Lumpo.

Menanggapi keluhan ninik mamak ini, Alirman Sori didampingi Wali Nagari Gurun Panjang Barat, Boy Chandra, akan menindaklanjuti aspirasi ninik mamak kepada Kementerian Pekerjaan Umum dalam hal ini adalah balai besar pengairan.

"Sebagai mantan Ketua DPRD Pessel, saya sangat memahami karakteristik sungai Batang Lumpo, setiap terjadi musim hujan selalu meluapkan debit air besar, kondisinya berbelok-belok dan sebagian ruasnya terjadi pendangkalan," kata Alirman Sori kepada Arulana.com, Rabu (4/1).

Dia juga menjelaskan, bahwa rencana normalisasi batang lumpo sudah dimulai masa Darizal Basir jadi Bupati Pessel. Waktu itu, terangnya, uang pembangunan normalisasi sudah tersedia, namun waktu itu penghambatnya soal pembebasan tanah.

"Saat ini normalisasi terus diupayakan dan bagian vital di hilir sungai sudah selesai, tinggal melanjutkan pekerjaannya bagian di hulunya dan tentu harus diusulkan untuk melanjutkan pekerjaan normalisasi," ucap Alirman Sori lagi.

Sementara, dari pertemuan senator asal Sumbar ini dengan ninik mamak dan perwakilan tokoh masyarakat dari empat nagari itu menghasilkan komitmen bersama untuk mendukung kelanjutan pembangunan normalisasi.

"Para ninik mamak juga menyatakan dan bersepakat terkait pembebasan tanah tidak ada masalah dan sudah dibuktikan dengan persetujuan tertulis sebelumnya dan jika diperlukan lagi siap membuat surat pernyataan dukungan terkait pembebasan tanah," pungkas Alirman Sori.

Komentar