Eki Butman: Masa Tugas Pj Bupati Bakal Panjang

Metro- 06-01-2022 18:06
Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai, Eki Butman. (Dok : Istimewa)
Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai, Eki Butman. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Jelang pemilu dan pilkada serentak 2024 dilaksanakan, ternyata ada beberapa pasangan kepala daerah di Indonesia mulai dari provinsi, kabupaten dan kota, yang habis masa jabatannya.

Untuk di Sumbar sendiri, ada dua daerah yang habis masa jabatan kepala daerahnya yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kota Payakumbuh. Untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati, Yudas Sabaggalet dan Kortanius Sabeleake akan berakhir pada 22 Mei 2022, sedangkan jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Reza Falepi dan Erwin Yunaz, berakhir pada 23 September 2022.

Bakal segera berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Mentawai itu dibenarkan Ketua KPU kabupaten setempat, Eki Butman ketika dihubungi Arunala.com , Kamis (6/1).

Baca Juga

"Mengenai pilkada yang definitif untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai akan datang memang akan diserentakan pada 2024 mendatang.

Kemudian menyangkut masa jabatan bupati dan wakil bupati di Mentawai saat ini memang akan berakhir pada Mei 2022 ini.

Dan yang akan mengisi jabatan bupati jelang pilkada serentak 2024 adalah Penjabat (Pj) bupati," ungkap Eki Butman.

Dia menyebutkan, berdasarkan dari Kemendagri yang lama, dan kalau selagi tidak perubahan, maka posisi Bupati akan diisi oleh Pj.

Saat ditanya, regulasi Kemendagri seperti apa yang menegaskan Pj yang akan mengisi posisi jabatan bupati yang kosong karena habis masa tugasnya itu? Eki Butman menjawab, yang seperti regulasi Kemendagri yang lama tanpa menyebutkan secara rinci apa saja regulasi yang dimaksudkan itu.

"Saya lupa berapa nomor Permendagri soal penunjukkan Pj itu," jawab Eki Butman singkat.

Dia juga menyampaikan, untuk masa tugas Pj bupati nantinya bakal panjang dari periode sebelumnya. Diperkirakan masa tugas Pj kali ini bakal lama, setidaknya ada tiga tahun," tukas Eki Butman.

Dia menerangkan, untuk menentukan siapa pejabat yang ditunjuk menjadi Pj Bupati Mentawai, adalah Mendagri melalui usulan Gubernur Sumbar.

"Kami di sini (Mentawai, red) hanya bisa menunggu putusan penunjukkan Pj tersebut apa bila sudah diputuskan pihak Kemendagri melalui gubernur," kata Eki Butman.

Sementara berdasarkan data yang diperoleh dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang kepala daerah akhir masa jabatan tahun 2022.

Data Ditjen Otda itu menunjukkan ada 101 daerah yang habis masa tugas kepala daerahnya, terdiri dari tujuh untuk provinsi, 76 kabupaten dan 18 kota.

Komentar