Alirman Sori Jelaskan Tantangan Berbangsa Mendatang

Metro- 30-01-2022 17:39
Anggota DPD RI, Alirman Sori saat berikan pemahaman 4 Pilar MPR kepada keluarga besar Pessel, di gedung PCC Painan, Sabtu (29/1). (Dok : Istimewa)
Anggota DPD RI, Alirman Sori saat berikan pemahaman 4 Pilar MPR kepada keluarga besar Pessel, di gedung PCC Painan, Sabtu (29/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala - Anggota DPD RI, Alirman Sori menerangkan tantangan Kebangsaan ke depan sarat dengan berbagai persoalan, diantaranya adalah tantangan internal dan eksternal yang dapat berpotensi terjadinya disintergrasi berbangsa dan bernegara.

Alirman Sori kepada Arunala.com , Minggu sore (30/1), menyebutkan, pemahaman kebangsaan itu ia berikan kepada keluarga besar Pesisir Selatan (Pessel) saat gelar diskusi 4 Pilar MPR yang diadakan di gedung PCC Painan, Sabtu (29/1) kemarin.

"Tantangan kebangsaan secara internal diantara adalah semakin melemahnya penghayatan dan pengalaman agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit," papar Alirman Sori dalam diskusi itu.

Baca Juga

Alirman Sori menambahkan, tantangan internal kebangsaan lainnya, adalah kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas kebhinnekaan dan kamajemukan.

"Hal lainnya, yakni sikap kurangnya ketauladanan dalam sikap dan perilaku sebagian para pemimpin dan tokoh bangsa, serta tidak berjalanannya penegakan hukum secara optimal," ungkap Alirman Sori lagi.

Senator asal Dapil Sumbar ini menambahkan, untuk persoalan tantangan kebangsaan secara eksternal adalah pengaruh globalisasi kehidupan yang semakin meluas.

"Ada juga akibat persaingan antara bangsa yang semakin tajam, termasuk juga adanya pengaruh kapitalisme semakin kuatnya intensitas intervensi kekuatan globa dalam perumusan kebijakan nasional," sebut Alirman Sori.

Dirinya mengatakan, menghadapi ancaman tersebut sebagai anak bangsa, kita mesti mempertebal semangat nasionalisme dengan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi kebangsaan.

Alirman Sori melihat, dinamika kehidupan bernegara saat ini dipengaruhi oleh konstelasi pergaulan dunia global, dimana dunia dirasakan tanpa batas akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

"Kita bangsa Indonesia yang merupakan bangsa yang plural, terdiri dari banyak suku, bahasa, adat dan budaya serta agama adalah negara yang terlahir dari rahim kemajemukan, dan keberagaman tersebut, mesti menjadi semangat dan perekat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tukasnya.

Alirman Sori kembali mengingatkan, dalam menjaga kedaulatan bernegara sumber kekuatan kita adalah dengan mengimplementasikan 4 Pilar Kebangsaan MPR RI dalam praktek kehidupan bernegara.

Komentar