Pramuka Bangun Huntara untuk Korban Gempa Pasbar

Metro- 10-03-2022 07:44
Para Satgas Pramuka sedang dirikan Huntara bagi para pengungsi yang terdampak gempa di Pasbar, Rabu (9/3). (Dok : Istimewa)
Para Satgas Pramuka sedang dirikan Huntara bagi para pengungsi yang terdampak gempa di Pasbar, Rabu (9/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pasbar, Arunala - Satgas Pramuka Peduli 0317 Pasbar bersama Satgas Pramuka Sumbar, bangun dua unit hunian sementara (Huntara) bagi para korban yang tinggal di pengungsian.

Itu dilakukan sehari jelang habisnya masa tanggap darurat pascagempa di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yakni pada 10 Maret ini.

"Untuk mengambil peran disitu, Satgas Pramuka Peduli berinisiatif mendirikan huntara supaya mereka (pengungsi, red) dapat tempat penampungan yang layak daripada mereka mengungsi di tenda--tenda yang telah disediakan," ungkap Komandan Satgas Pramuka Peduli 0317 Pasbar, Kak Srianto, saat dihubungi Rabu sore (9/3).

Baca Juga

Dia menyampaikan, pembangunan huntara dari Satgas Pramuka itu berasal dari dana yang telah dikumpulkan dari beberapa donatur.

Dia juga melanjutkan, pembangunan Huntara memakan waktu dua hari yang dikerjakan oleh Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Pasbar, Sijunjung, Payakumbuh, dan beberapa satuan gugus depan lainnya.

Kak Srianto menambahkan, saat ini para satgas masih bekerja mengumpulkan sumbangan dari para donatur lainnya, agar lebih banyak lagi Huntara yang bisa dibangun oleh Satgas Pramuka ini.

"Huntara yang kami bangun ini setidaknya layak guna dan bermanfaat bagi penghuninya. Kami sebagai pengurus Kwarcab akan menjadi garda terdepan dalam mendukung program-program pemerintah daerah," ucap Kak Srianto.

Sedangkan Wakil Bupati Pasbar yang juga Ketua Kwarcab, Risnawanto menyatakan, semoga Huntara ini dapat bermanfaat dan bisa dijadikan tempat berlindung sementara waktu sambil menunggu perbaikan rumah-rumah yang rusak berat yang didanai oleh pemerintah.

"Saya cukup bangga dengan adanya Pramuka Peduli dapat memberikan arti dan manfaat yang dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa di Pasbar," ucap Risnawanto.

Di sisi lain, data sementara yang diperoleh dari posko pusat penangangan bencana gempa di Pasbar, menyebutkan ada 571 titik bangunan rumah warga yang alami rusak berat akibat gempa yang melanda Pasbar pada Jumat (25/2) lalu.

Komentar