Alirman Sori Minta Gubernur jangan Diam

Metro- 15-04-2022 21:23
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Sumbar, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Sumbar, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Jakarta, Arunala -- Terkait pernyataan Mabes Polri yang menyebutkan sebanyak 1.125 anggota Negara Islam Indonesia (NII) ada di Sumatera Barat (Sumbar), cukup membuat warga Sumbar, baik di ranah maupun di rantau cukup tersentak.

Termasuk Anggota DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat (Sumbar), Alirman Sori yang mengaku kaget dengan pernyataan Mabes Polri itu.

Menyikapi kenyataan itu, Alirman Sori mengingatkan pemerintah daerah agar masalah ini dibahas secara terbuka dengan melibatkan semua stakeholder.

Baca Juga

"Data tersebut harus diungkap secara tuntas dan transparan untuk melakukan langkah-langkah cepat, karena selama ini tidak terungkap soal NII di Sumbar dan untuk menjadi terang benderang," kata Alirman Sori kepada

Arunala.com

, Jumat malam (15/4).

Pemerintah daerah, sebutnya, harus pro aktif mendalami persoalan ini, sehingga memudahkan untuk mengambil langkah-langkah dalam upaya penanggulangan secara bersama-bersama," kata senator dari Sumbar itu.

Menelaah data yang dikeluarkan Mabes Polri tersebut, Alirman meminta Gubernur Sumbar tidak boleh diam soal itu.

"Gubernur harus segera menggelar rapat dengan Bupati Tanahdatar dan Dharmasraya dan komponen lainnya untuk menindaklanjuti data Mabes Polri itu," tegas Alirman Sori lagi.

Menurutnya, ribuan anggota teroris NII di Sumbar bukan jumlah yang sedikit, mesti harus dipastikan dari mana asal penyebarannya, siapa yang membawa dan sudah berapa lama ada di Sumbar.

"Saya berharap datanya harus dibuka secara transparan. Hal ini penting untuk memudahkan melakukan pengawasan terhadap jaringan mereka dan juga untuk memastikan identitas mereka," pungkas Alirman Sori.

Komentar