Kapolda Sumbar Serahkan kembali Benda Pusaka Raja Minangkabau

Metro- 01-07-2022 20:18
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa P serahkan sejumlah benda pusaka Raja-raja Minangkabau kepada Bupati Tanahdatar, Eka Putra, di Istano Basa Pagaruyung, Batusangkar, Tanahdatar, Jumat (1/7). (Dok : Istimewa)
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa P serahkan sejumlah benda pusaka Raja-raja Minangkabau kepada Bupati Tanahdatar, Eka Putra, di Istano Basa Pagaruyung, Batusangkar, Tanahdatar, Jumat (1/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Tanahdatar, Arunala - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar), Irjen Pol Teddy Minahasa P menyerahkan sejumlah benda pusaka Raja-raja Minangkabau kepada Bupati Tanahdatar, Eka Putra.

Penyerahan benda pusaka ini disaksikan langsung Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar DT Nan Sati, di Istano Basa Pagaruyung, Batusangkar, Tanahdatar, Jumat (1/7).

Penyerahan benda pusaka Raja-raja Minangkabau kepada bupati tersebut yakni Keris 3 buah, Mahkota 2 buah, dan Tombak 2 buah. Merupakan benda pusaka yang bersejarah dan berasal lebih kurang dari 500 tahun yang lalu.

Baca Juga

Selain penyerahan benda pusaka, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa dengan bergelar adat Tuanku Bandaro Alam Sati didampingi istri Merthy Teddy Minahasa bergelar Puti Sibadayu Alam ini juga melewakan gelar kehormatan adatnya oleh para ninik mamak.

Selain dihadiri pejabat utama Polda Sumbar, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah bupati dan wali kota, para Kapolres, Ketua LKAAM se Sumbar, KAN se Tanahdatar, ninik mamak, bundo kanduang, alim ulama, cadiak pandai, dan ribuan rider yang tergabung dalam Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumbar.

Penyerahan sejumlah benda pusaka dari Kapolda itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto saat dihubungi Arunala.com , Jumat itu.

"Penyerahan benda pusaka tersebut merupakan mandat atau wasiat dari sang kakek Bapak Irjen Pol Teddy Minahasa," kata dia.

Benda-benda pusaka tersebut dulunya sempat berada di Kerajaan Singosari, Malang, Jawa Timur. Kakek dari Kapolda Sumbar ini merupakan keturunan dari kerajaan Singosari.

"Sang kakek Bapak Kapolda meminta benda pusaka tersebut diserahkan ke kerajaan Pagaruyung. Benda tersebut dibawa dari Jawa selanjutnya diserahkan pada kerajaan Pagaruyung," jelas Satake.

Komentar