Pariaman, Arunala.com - Musyawarah daerah sudah menjadi keharusan dalam suatu organisasi dalam rangka melakukan regenerasi kepengurusan, dan diharapkan juga mampu melahirkan kebijakan, keputusan, dan rekomendasi organisasi yang tentu bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Pariaman.
Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya , disaat membuka secara resmi acara Musyawarah Daerah Ke-IV Badan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pariaman, dengan tema "Perawat Bersama Rakyat Menuju Kota Pariaman Sehat", bertempat di Aula Balaikota Pariaman, Sabtu (15/10).
Hadir dalam acara tersebut, Perwakilan DPRD Kota Pariaman, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Ketua DPW Provinsi Sumatera Barat Meta Seprinal, Ketua DPD PPNI Kota Pariaman Surya Nanda, Perwakilan Ketua Organisasi Profesi, Direktur RSUD, Kepala Puskesmas dan Pimpinan Klinik se Kota Pariaman.
Baca Juga
- DPRD Sumbar Membuat Perda Bagi Kemajuan Masyarakat dan Daerah
- DPRD Sumbar Membahas Empat Ranperda Terkait Pengembangan Ekonomi dan Tanah Ulayat
- RAPBD 2023 Berpihak Terhadap Masyarakat
- Deputi Setwapres RI Kagumi Program Pemko Pariaman Dibawah Pimpinan Genius Umar
- Kota Pariaman ditunjuk sebagai Piloting Project Implementasi RB Tematik
Genius mengatakan, PPNI adalah wadah aspirasi segenap komponen perawat, untuk ikut serta berkontribusi positif dengan partisipasi aktif dalam rangka meyelengarakan pembangunan kesehatan masyarakat, dan anggota PPNI diharapkan sebagai pelopor kesehatan masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Untuk itulah seluruh anggota PPNI, harus meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya untuk membangun martabat pelayanan kesehatan. PPNI diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, kemampuan dan pengetahuan seluruh anggotanya.
"Perawat harus bisa meningkatkan kualitas kerjanya dari segi pelayanan dan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu perawat harus mampu melakukan proses inovasi bagaimana caranya perawat bisa menjembatani informasi atau edukasi kepada masyarakat tentang arti pentingnya kebersihan lingkungan supaya terhindar dari berbagai serangan penyakit", jelas Genius.
Genius menegaskan akan terus mendorong perawat dalam meningkatkan mutu pelayanan sehingga perawat dapat melakukan kewajibannya sesuai dengan standar profesi, pelayanan keperawatan dan standar operasional prosedur.
Menanggapi apa yang disampaikan oleh Wali Kota Pariaman Genius umar, Meta Seprinal menyambutnya dengan baik dan meminta perawat untuk meningkatkan kinerja serta loyalitas dengan berbagai program yang bisa meningkatkan kualitas SDM perawat, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Siapapun nantinya ketua yang terpilih, diharapakan bisa melakukan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah Kota Pariaman dalam bidang kesehatan", pungkasnya.
Musda PPNI yang diadakan setiap lima tahun sekali ini, diikuti oleh 70 orang peserta dari tujuh komisariat yang ada di Kota Pariaman, dintaranya yaitu komisariat RSUD Pariaman , komisariat Dinas Kesehatan Kota Pariaman, komisariat RS Aisyah, komisariat RS TMC, komisariat klinik, komisariat RSUD Sadikin, dan komisariat klinik se Kota Pariaman.
Selain itu Musda PPNI juga diikuti oleh 25 orang utusan yang terdiri dari, perwakilan sekretariat DPD Kota Pariaman, dan DWP Kota Pariaman. (*)
Komentar