Pilar Kebhinekaan jadi Modal Membangun Kedaulatan Bangsa

Metro- 16-12-2022 18:55
Anggota MPR RI, Alirman Sori saat berikan paparan kepada peserta sosialisasi 4 Pilar MPR RI di aula pertemuan UIN Imam Bonjol Padang, Jumat sore (15/12). (Dok : Istimewa)
Anggota MPR RI, Alirman Sori saat berikan paparan kepada peserta sosialisasi 4 Pilar MPR RI di aula pertemuan UIN Imam Bonjol Padang, Jumat sore (15/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Anggota MPR RI, Alirman Sori (Also) menegaskan pilar Kebhinekaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ada dalam 4 Pilar MPR RI adalah modal besar untuk membangun kedaulatan berbangsa dan bernegara yang bermartabat dan mandiri.

"Kita kuat, karena kita adalah bangsa yang menjunjung tinggi keberagaman," ujar Alirman Sori dihadapan para peserta sosialisasi MPR bekerja dengan DPD KNPI Kota Padang, bertempat di aula pertemuan UIN Iman Bonjol Padang, Jumat (16/12).

Bangsa yang besar, sebut Alirman Sori, adalah bangsa mampu mengelola persatuan dalam perbedaan. Maknanya bahwa perbedaan adalah potensi besar untuk membangun kedaulatan bernegara.

Baca Juga

Alirman Sori juga, mengingatkan generasi muda dan para mahasiswa sebagai bagian dari pemilik kedaulatan, harus berperan aktif dalam mengawal jalan roda pemerintahan yang baik, bersih dan transparan.

"Menyikapi berbagai dinamika kehidupan, menuntut kesadaran setiap warga negara harus berperan aktif untuk memajukan negara, agar bisa berdiri sama tinggi negara lain," tukas Alirman Sori, anggota MPR RI dan unsur DPD RI ini.

Senator Alirman Sori, dalam paparan materi 4 pilar MPR RI itu, menegaskan, Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi bernegara harus jadikan penuntun dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kemudian, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara harus menjadi hukum dasar tegaknya prinsip negara hukum sebagaimana yang diatur dalam pasal 1 ayat (3), bahwa Indonesia adalah Negara Hukum. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai pilihan politik bernegara harus dijaga, dirawat dan dipertahankan.

"Siapapun yang ingin merongrong harus kita lawan sebagai musuh bersama," tegas Alirman Sori.

Sedangkan Bhinneka Tunggal Ika, lanjutnya, adalah sebagai semboyan bernegara.

"Walaupun kita berbeda-beda tapi adalah satu tujuan untuk mewujudkan persatuan dalam perbedaan, sebagai anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita syukuri," pungkas Alirman Sori. (*)

Komentar