Supardi Sebut Wisata Budaya Sumbar Layak "Jual"

Metro- 04-01-2023 23:51
Ketua DPRD Sumbar, Supardi berikan paparan dihadapan para jurnalis yang tergabung dalam FWP DPRD Sumbar, di Padang, Rabu malam (4-1-2023). (Foto : Arzil)
Ketua DPRD Sumbar, Supardi berikan paparan dihadapan para jurnalis yang tergabung dalam FWP DPRD Sumbar, di Padang, Rabu malam (4-1-2023). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Iven wisata Sumatera Barat (Sumbar) bernama Visit Beautiful West Sumatera 2023 yang dilaunching Pemprov Sumbar beberapa waktu lalu di Jam Gadang, Kota Bukittinggi diapresiasi Ketua DPRD Sumbar, Supardi.

Meski begitu, Supardi menilai iven budaya yang menargetkan kunjungan 8 juta wisatawan domestik ke Sumbar itu, nyatanya belum miliki konsep jelas.

Hal ini disampaikan Supardi dalam gelaran silaturahmi dan diskusi dengan sejumlah jurnalis yang tergabung Forum Wartawan Parlemen (FWP) DPRD Sumbar, di rumah dinas ketua dewan itu, Rabu malam (4/1).

Baca Juga

Dalam diskusi yang membahas arah kebijakan pembangunan Sumbar ke depan, Supardi menerangkan, seharusnya Pemprov Sumbar punya konsep yang jelas, pada bagian mana dari pariwisata Sumbar itu akan "dijual" kepada wisatawan.

"Menurut saya, pemprov harus lebih dulu dudukkan konsepnya. Apakah wisata alamnya, wisata kulinernya atau wisata apa. Ini yang harus didudukkan," kata Supardi.

Dirinya menerangkan, idealnya wisata Sumbar yang bisa "dijual" itu adalah wisata budaya. Kalau wisata alam atau pun wisata kuliner, kehadiran wisatawan di tempat-tempat seperti hanya bertahan sebentar, lalu mereka akan merasa bosan.

"Akan tetapi, wisata budaya justru lebih menarik bagi para wisatawan yang berkunjung ke Sumbar, apalagi bagi wisatawan mancanegara," ujar Supardi.

Kemudian menyangkut kunjungan wisatawan domestik itu sendiri, Supardi menyebutkan, hal itu sudah menjadi yang biasa saja.

"Mestinya melalui iven Visit Beautiful West Sumatera 2023 itu, yang diincar pemprov adalah wisatawan mancanegara, misal dari Jepang, Eropa dan Asean. Biar hanya 1 juta orang wisatawan mancanegara itu berwisata ke Sumbar, namun berkualitas. Sebab dengan masuknya wisatawan mancanegara itu, mereka membawa dolar ke Sumbar," kata Supardi lagi.

Di sisi lain, Supardi juga meminta Pemprov Sumbar harus membuat road map pembangunan pariwisata itu sendiri. Misalnya dengan menjadikan budaya sebagai hulunya dan wisata sebagai hilirisasinya. Dan ditengahnya baru diisi dengan wisata alam, wisata kuliner dan lainnya," pungkas Supardi.

Komentar