Koalisi Poros Baru Targetkan Menang Pilgub

Metro-559 hit 03-08-2020 20:22
Petinggi tiga partai di Sumbar yakni PKB, Golkar dan NasDem saat konferensi pers menyangkut pembukaan pendaftaran paslon di Koalisi Poros Baru, Senin (3/8). (Dok : Amz)
Petinggi tiga partai di Sumbar yakni PKB, Golkar dan NasDem saat konferensi pers menyangkut pembukaan pendaftaran paslon di Koalisi Poros Baru, Senin (3/8). (Dok : Amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Keberadaan koalisi tiga parpol di Sumbar yakni Golkar, NasDem dan PKB makin menunjukkan eksistensinya dengan mengukuhkan kesepakatan mereka menghadapi Pilgub Sumbar 2020 ini.

Melalui konferensi pers yang diadakan di Kafe Kupi Batigo Padang, Senin (3/8), tiga partai mempertegas keberadaan koalisi Poros Baru yang mereka gagas.

Pengakuan Sekretaris DPD Golkar Sumbar, Desta Ediwan kepada sejumlah wartawan menyebutkan kehadiran Koalisi Poros Baru yakni untuk menampung bakal calon yang tidak tertampung.

Baca Juga

"Kami telah sepakat buat koalisi ini. Sejalan dengan itu kami juga buat kesepakatan yang dinamakan 'Kesepakatan Pensil'. Sebab saat pertemuan Sabtu malam kemarin kesepakatan itu kami buat bersama dalam bentuk orek-orekan pensil saja baru," kata Desra.

Nanti, lanjut dia, setelah pengumuman resmi koalisi, akan dibuatkan butir-butir kesepakatan itu dalam bentuk ketikan.

Disinggung apakah pembentukan Koalisi Poros Baru itu direstui pihak DPP ketiga partai? Desra menjawab sudah.

"Masing-masing DPP kami sudah beri 'lampu hijau' untuk buat koalisi ini," tegasnya.

Kemudian, dia menyampaikan dengan melihat konsteslasi politik Sumbar jelang pendaftaran pasangan calon ke KPU sekitar awal September nanti, menjadikan suhu politik cukup dinamis.

"Makanya dengan kehadiran Koalisi Poros Baru akan menjadi pilihan bagi sejumlah calon yang sebelumnya belum tertampung," ujar Desra tanpa merinci apakah calon yang belum tertampung itu dari jalur partai maupun perseorangan.

Penjelasan mantan Wakil Bupati Solok ini, koalisi yang dibangun bersama ini bakal membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

"Pembukaan pendaftaran kami buka selambat-lambatnya Kamis (6/8) hingga Sabtu (8/8). Untuk tempat pendaftarannya kami buka di Hotel Kriyad Bumiminang," sebut Desra.

Usai bakal calon mendaftar, lanjutnya, akan dilakukan survei oleh lembaga survei independen. Hasil survei ini nantinya kami serahkan ke DPP masing-masing partai, hingga kemudian mengerucut pada satu pasangan calon," tukasnya.

Sedangkan Ketua DPW PKB Sumbar Febby Datuak Bangso Nan Putiah mengatakan dalam politik ada dua hal yang perlu dipahami terlebih disaat pilkada.

"Pertama realistis, Kedua yaitu kompromi. Kami tentu harus tahu pula kondisi partai. Tidak akan bisa mengusung calon kalau sendiri," terang Febby.

Makanya, sambung dia, jalur kompromi yang digunakan yakni dengan menggabungkan perolehan kursi kami agar Koalisi Poros Baru ini bisa pula mengusung calonnya di Pilgub Sumbar.

Dia juga sepakat dengan membentuk koalisi, pihaknya memberi kesempatan kepada pasangan calon yang ingin ikut di dalam kompetisi Pilgub.

Febby menjelaskan, untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilgub Sumbar, parpol atau gabungan parpol membutuhkan minimal 13 kursi DPRD provinsi. Satu parpol yang bisa tanpa koalisi hanya Partai Gerindra dengan 14 kursi.

"Dengan komposisi Partai Golkar, Nasdem dan PKB, maka kami telah memiliki total 14 kursi. Sehingga sudah bisa mengusung pasangan calon," sebut Febby.

Sungguh pun begitu, baik Febby, Desra dan juga Sekretaris DPW NasDem Sumbar Musmaizer tetap membuka diri jika PDI Perjuangan Sumbar mau ikut bergabung di Koalisi Poros Baru ini.

Sementara Musmaizer, mengatakan untuk koalisi yang mereka bentuk memang tiga partai karena saat pembentukannya, PDI Perjuangan Sumbar hanya menyaksikan kehadiran pertemuan tiga petinggi Parpol saja.

"Kami berkeyakinan PDI Perjuangan akan memberikan dorongan dan ikut serta bergabung dengan Koalisi Poros Baru, orientasi mengusung paslon sejiwa dengan PDI Perjuangan," ujar Musmaizer.

Terakhir, Wakil Ketua DPD Golkar Sumbar Afrizal menegaskan kehadiran Koalisi Poros Baru untuk mencari calon pemimpin Sumbar di pilgub kali ini.

"Target kami, paslon yang diusung koalisi ini menang dalam kontestasi Pilgub Sumbar 2020," kata Afrizal.

Komentar