Telkomsel Dukung Program MBJJ

Edukasi-785 hit 27-08-2020 18:45
Telkomsel berikan kartu perdana kuota belajar gratis sebanyak 5.600 kepada Dinas Pendidikan Sumbar, Kamis (27/8). (Dok : Istimewa)
Telkomsel berikan kartu perdana kuota belajar gratis sebanyak 5.600 kepada Dinas Pendidikan Sumbar, Kamis (27/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Rangka mendukung proses belajar mengajar secara daring selama masa pandemi Covid-19, pihak Telkomsel bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sumbar, terutama bagi para pelajar dari kalangan tertentu.

Ini bentuk komitmen Telkomsel untuk mendukung aspek pendidikan kembali diwujudkan melalui Program Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ).

Manager Branch Telkomsel Padang, Taufik Hidayat mengatakan, Telkomsel sangat berterima kasih atas respon positif dari Dinas Pendidikan Sumbar sehingga Program Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) dapat terealisasi di Sumbar.

Baca Juga

"Dengan adanya program ini, lebih dari lima ribu pelajar akan merasakan kenyamanan belajar secara daring (online) tanpa kekhawatiran apapun," kata Taufik.

Untuk program MBJJ, jelasnya, Telkomsel memberikan sebanyak 5.600 Kartu Perdana Kuota Belajar dengan total kuota 10 GB yang dapat digunakan untuk akses Ilmupedia (Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Sekolahmu, Ayo Belajar, duolingo, cakap, bahaso, Udemy, Kipin) dan Conference ((CloudX, U Meet Me, Cisco, Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, dan Google Classroom). Kuota ini berlaku selama 30 hari sejak masa aktivasinya.

"Pemberian bantuan untuk dunia pendidikan akan dilakukan secara bertahap oleh Telkomsel," lanjut Taufik.

Pada tahap pertama ini, terangnya, kartu perdana diserahkan di tiga kota, yaitu Padang, Padang Panjang, dan Payakumbuh.

Tahap selanjutnya, para pengguna kartu perdana yang sebelumnya diberikan secara gratis dapat memperoleh promo berupa Paket 11 GB seharga Rp5.000 saja.

"Paket ini terdiri dari 10 GB Kuota Belajar (Ilmupedia & Conference), 500 MB Internet Seluruh Jaringan, dan 500 MB Kuota Chat (WhatsApp & Line)," beber Taufik lagi.

"Sosialisasi terkait program MBJJ itu, urai Taufik, akan senantiasa kami lakukan secara berkala bersama Dinas Pendidikan Sumbar.

"Kami berharap keberadaan Kartu Perdana Kuota Belajar dapat memaksimalkan proses belajar mengajar sehingga kita dapat #TerusBergerakMaju dalam era penerapan kebiasaan baru saat ini," tutup Taufik.

Komentar