Diketahui Ada Satu Penumpang Positif Covid

Metro-438 hit 30-08-2020 17:59
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Mentawai melakukan tracking (pelacakan) terhadap 102 penumpang dan 22 Anak Buah Kapal (ABK) dari Kapal Perintis Sabuk Nusantara 68, Minggu (30/8).

Soalnya, salah seorang penumpang kapal Perintis itu asal Kabupaten Sijunjung diketahui terpapar virus corona.

"Saat ini kami berupaya melakukan tracking pada sebagian penumpang kapal Perintis yang sudah turun sebelumnya di Tuapejat," kata Kepala Dinas Kesehatan Mentawai Lahmuddin Siregar ketika dihubungi Arunala.com , Minggu (30/8).

Baca Juga

Menurut dia, pihak Dinkes melakukan tracking dari data penumpang yang ada pada manifest kapal tersebut.

"Biodata penumpang tercatat dalam manifest kapal, hal ini memudahkan kami dalam melakukan tracking terhadap penumpang kapal Sabuk Nusantara itu untuk selanjutnya dilakukan swab," ungkap dia.

Lahmuddin menjelaskan, tracking ini dilakukan karena ada salah seorang penumpang kapal asal Kabupaten Sijunjung positif corona. Sebelumnya kapal ini sempat menurunkan sejumlah penumpangnya di pelabuhan Tuapejat.

"Setelah dari Tuapejat, kapal kemudian melanjutkan perjalanan ke Pulau Sikakap yang tiba di tempat itu Minggu pagi (30/8)," terang Lahmuddin.

Dirinya menyatakan, adanya penumpang kapal Perintis yang positif corona baru diketahui pada Sabtu siang kemarin dari Dinkes Kabupaten Sijunjung.

Sementara, lanjut dia, orang yang dimaksud sudah sampai duluan di Tuapejat pada Sabtu pagi.

"Mendapat informasi ada penumpang yang positif, kami langsung mencari penumpang ini melalui manifest kapal, dan ternyata dia sudah turun dan sudah berada di rumahnya di Tuapejat," tukasnya Lahmuddin.

"Saat ini penumpang asal Sijunjung sudah diisolasi di RSUD Mentawai. Sedangkan pihak keluarga penumpang sudah dilakukan swab," jelas Lahmuddin

Informasi lain yang dia dapat, penumpang asal Kabupaten Sijunjung itu telah jalani Swab di kampung asalnya beberapa hari lalu.

Terkait bagi para penumpang lainnya dan ABK yang masih berada di atas Kapal Perintis itu, Lahmuddin mengaku juga akan dilakukan uji Swab.

"Uji Swab pada mereka kami lakukan dua kali, pertama dilakukan Minggu pagi (30/8) dan uji Swab kedua dilakukan sekitar hari Rabu (2/9)," jelas Lahmuddin.

Hingga berita ini diturunkan, belum dapat penjelasan dari Lahmuddin apakah penumpang dan ABK Kapal Perintis yang sedang lego jangkar di Kepulauan Sikakap itu di karantina di kapal atau di tempatkan pada satu lokasi di Sikakaptersebut.

Komentar