Satgas Pamtas Entikong Gagalkan Penyeludupan 5 Kg Sabu Asal Malaysia

Metro-93 hit 05-10-2020 18:49
Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa bersama anggota saat menahan AB, pelaku penyeludupan 5 kg sabu asal Malaysia di Pos Kotis PerbatasanEntikong, Minggu (4/10). (Dok : Istimewa)
Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa bersama anggota saat menahan AB, pelaku penyeludupan 5 kg sabu asal Malaysia di Pos Kotis PerbatasanEntikong, Minggu (4/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Kalbar, Arunala -- Upaya penyeludupan narkotika jenis sabu seberat lima kilogram asal Malaysia, berhasil digagalkan personel Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif Raider 642/Kapuas yang bertugas di Pos Kotis Gabma Entikong, Entikong, Kalimantan Barat, Minggu (4/10).

Narkoba jenis sabu tersebut diamankan Satgas Pamtas Yonif 642/Kps dari PMI Ilegal inisial AB (38) warga Parit Baru, Sungai Raya, Kubu Raya.

Tersangka AB diamankan Satgas Pamtas saat melintas di Jalur Inspeksi dan Patroli Perbatasan (JIPP) sektor kiri Desa Entikong.

Penggagalan penyeludupan ini disampaika Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, dalam keterangan tertulis diterima media.

Aulia Fahmi mengungkapkan, keberhasilan Satgas Pamtas ini bermula dari informasi yang diterima Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa dari Tim Intelijen, bahwa akan ada PMI Ilegal yang akan melintas dengan membawa narkotika.

"Hal ini ditindaklanjuti Dansatgas dengan memerintahkan kepada anggota untuk melaksanakan penyekatan di jalur yang diduga akan dilalui oleh satu orang PMI Ilegal tersebut," ungkap Kapendam ini.

Atas perintah Dansatgas Pamtas, anggota Pos Kotis Gabma Entikong yang dipimpin Serda Muhammad Irfan bersama lima orang anggota lainnya melaksanakan penyekatan di jalan JIPP sektor kiri Desa Entikong.

"Sekira pukul 18.40 WIB anggota Satgas Pamtas melihat seseorang melintas dari arah Malaysia. Selanjutnya, tim melaksanakan pemeriksaan dan didapati 3 kilogram sabu yang disimpan dalam tas ransel," kata Aulia Fahmi lagi.

Dirinya menjelaskan, selanjutnya Serda Muhammad Irfan melaporkan hasil tersebut kepada Pasiintel Satgas Pamtas 642/Kps, Lettu Inf Henry yang kemudian menginformasikan kepada Gabungan Tim Intelijen wilayah Entikong atas penemuan narkoba jenis sabu tersebut.

Kemudian tim gabungan Intelijen wilayah Entikong menuju ke lokasi kejadian dan melaksakan pemeriksaan singkat terhadap saudara AB.

Awalnya pelaku mengaku hanya membawa sebanyak 3 Kg sabu. Kemudian Tim Gabungan Intelijen melakukan pendalaman sehingga AB mengaku masih ada 2 kg sabu lagi yang disembunyikannya di semak yang ditutup menggunakan baju.

"Dari hasil pemeriksaan lanjutan, secara keseluruhan diamankan sebanyak lima kg sabu yang dikemas dalam lima bungkus plastik, dan lima paket kecil dalam amplop surat, diperkirakan satu paket kecil dengan berat 10 gram dan sisa sabu bekas pakai kurang lebih 1 gram yang dimasukkan didalam tas rangsel berwarna hitam," ujarnya.

Selanjutnya pelaku AB beserta barang bukti ditahan di Pos Kotis Gabma Entikong.

Aulia Fahmi menerangkan, saat ini sedang dilaksanakan koordinasi antara Satgas Pamtas Yonif 642/Kps dengan pihak kepolisian setempat untuk penyerahan tersangka dan barang bukti sabu.

Komentar