Jalan Dibangun, Kampung Dilan Tidak lagi Terisolir

Ekonomi-75 hit 21-10-2020 21:06
Kasrem 032/Wbr, Kolonel Inf Amrizen saat menutup TMMD ke-109 di Pessel, di gedung PCC Pemkab Pessel, Rabu (21/10). (Foto : Rio)
Kasrem 032/Wbr, Kolonel Inf Amrizen saat menutup TMMD ke-109 di Pessel, di gedung PCC Pemkab Pessel, Rabu (21/10). (Foto : Rio)

Penulis: Snm

Pessel, Arunala -- Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Korem 032/Wbr tahun 2020 yang dilaksanakan di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), oleh Kodim 0311/Pessel resmi ditutup.

Pelaksanaan TMMD di Pessel ini mendapat apresiasi Pangdam I Bukit Barisan, dan akan terus dilanjutkan, dikembangkan menuju pembangunan yang bernilai positif."

Ini diungkapkan Kasrem 032/Wbr, Kolonel Inf Amrizen saat menutup TMMD ke-109 di Pessel, di gedung PCC Pemkab Pessel, Rabu (21/10).

Baca Juga

"Program TMMD ke-109 tahun 2020, secara serentak dilakukan di enam lokasi, salah satunya di Pessel. Dan semua kegiatan TMMD itu resmi ditutup hari ini (Rabu, red). Dan capaian hasil dari program itu mencapai 100 persen," ujar Amrizen.

Dirinya menyebutkan program TMMD ini adalah wujud keikutsertaan TNI mendukung percepatan pembangunan daerah yang selama ini terisolir.

Kemudian kepada seluruh anggota Satgas TMMD, Amrizen mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas tugas pengabdian ini.

"Jaga keselamatan saat kembali ke rumah masing-masing. dan jadikanlah TMMD ini sebagai pelajaran serta pengalaman berharga, dan menjadi memotivasi masyarakat. TNI lahir dari rakyat, mengabdi untuk rakyat," tukas Amrizen.

Sedangkan Dandim 0311/Pessel Letkol Inf Gamma Arthadillah Sakti melaporkan target capaian kegiatan program TMMD Ke-109, tahun 2020 Kodim 0311 Pessel yang berlangsung sebulandi Nagari Pancung Taba, Bayang Utara, Pessel itu 100 persen.

Melalui program TMMD ini, telah membuka akses jalan sepanjang 7,9 km, peningkatan iga gorong-gorong, program rehab lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Pessel, dan rehab lima unit RTLH bantuan dari Baznas Sumbar.

"Semua proses rehab itu juga telah berjalan 100 persen capaiannya," ujar Gamma.

Dirinya juga menyampaikan, selain fisik pada kegiatan TMMD juga lakukan kegiatan non fisik oleh Satgas TMMD di lapangan seperti lakukan penyuluhan hukum baik narkoba, bela negara, radikalisme, penyuluhan kesehatan, rekrutmen calon anggota TNI, dan kegiatan bakti sosial lainya bersama masyarakat.

Gamma juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Pessel, instansi dan OPD terkait, termasuk peran aktif masyarakat di lokasi TMMD.

"Terima kasih atas dukungan semua pihak, semoga apa telah dilaksanakan Satgas TMMD bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak," ujar Gamma.

Tak dipungkiri, adanya program TMMD di Pessel menjadikan Kampung Dilan, Pancuang Taba, Bayang Utara, tidak lagi terisolir.

Pasalnya pada TMMD kali ini, pihak Kodim 0311/Pessel sudah membangun akses jalan yang bisa dilalui kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Sebelumnya, Kampung Dilan cukup sulit ditempuh menggunakan kendaraan bermotor, ini menjadikan warga kampung setempat itu alami kesulitan melakukan aktivitas perkebunan maupun pertanian.

Melihat besarnya nilai positif yang dirasakan Pemkab Pessel, terlebih masyarakat setempat, Pj Bupati Pessel Mardi mengucapkan terima kasihnya atas pelaksanaan program TMMD itu.

"Kedepan Pemkab Pessel melalui OPD terkait akan melanjutkan apa telah dilaksanakan oleh Kodim 0311/Pessel melalui progam TTMD itu," kata Mardi.

Anggota DPD RI Alirman Sori yang juga hadir di hari penutupan TMMD itu menyebutkan, pelaksanaan manunggal TNI ini sangat besar manfaatnya dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, baik dalam peningkatan ekonomi masyarakat, infastruktur dan pertanian serta perkebunan.

"Program TMMD yang telah dilaksanakan itu hendaknya bisa ditindaklanjuti, untuk dilakukan peningkatan, agar tidak selesai begitu saja," tekan Alirman Sori.

Komentar