Padang, Arunala - Kisruh seputar proses Penerimaan Peserta Didik (PPDB) 2020 untuk SMA dan SMK se-Sumbar, serta pola penanganan Covid-19, sekaligus upaya peningkatan ekonomi masyarakat terdampak pandemi, jadi tujuan penting dari reses Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Hidayat di Kota Padang yang menjadi Daerah pemilihannya (Dapil), Senin (29/6).
Soalnya dia mendapat informasi masyarakat Kota Padang, persoalan mulai BLT bagi masyarakat terdampak Covid-19 hingga permasalahan PPDB untuk SMA dan SMK secara online yang dilakukan Dinas Pendidikan Sumbar beberapa hari lalu mengalami masalah, sehingga banyak orang tua siswa peserta PPDB kecewa bercampur kesal.
"Rasa kecewa dan kesal masyarakat tentang hal-hal itu seperti BLT dan PPDB dapat saya rasakan. Untuk itu, saya turun ke masyarakat untuk menampung aspirasi soal itu, dan kini saya juga lakukan monitor PPDB 2020 yang kini dilaksanakan Disdik Saat," ungkap Hidayat kepada masyarakat dan juga media di Sekretariat Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumbar, di Kompleks GOR Agus Salim Padang, di hari yang sama.
Saat berada di Sekretariat IWO Sumbar itu, Hidayat mengaku kehadirannya di tempat itu sebagai bagian dari menjemput aspirasi langsung ke masyarakat melalui kegiatan reses pada masa sidang kedua tahun 2020.
Dalam pertemuan itu, tampaknya persoalan PPDB 2020 yang sangat disorot Hidayat. Soalnya situs atau aplikasi PPDB 2020 yang sebelumnya dibuat Disdik Sumbar itu banyak dikeluhkan masyarakat, karena sistem penerimaan sangat tidak efesien dan situs tidak juga terbuka.
"Saya tegaskan kembali, Pemprov Sumbar jangan main-main dengan kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan pendidikan. Dimana penerimaannya melalui online, tapi programnya tidak juga lancar," tegas Hidayat.
Kemudian menyangkut bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19, Hidayat menyebutkan, pihak DPRD Sumbar akan mencarikan solusinya.
"Ada beberapa opsi dibuat di dewan, diantaranya memberikan pinjaman lunak pada masyarakat melalui APBD dan kami akan coba membahasnya di APBD perubahan nanti serta yang lebih penting mencari bagaiman teknisnya," ulas Hidayatnext


Komentar