Lakukan Aksi Pencurian Motor di Lima Lokasi: Berusaha Kabur, Nanda Tersungkur Ditembak Polisi

Metro- 14-10-2020 22:49
Tersangka Nanda, pelaku curanmor di lima TKP usai mendapat perawatan di RS Bhayangkara Padang setelah kakinya dihadiahi
Tersangka Nanda, pelaku curanmor di lima TKP usai mendapat perawatan di RS Bhayangkara Padang setelah kakinya dihadiahi "timah panas" Polisi, Selasa malam (13/10). (Foto : Can)

Padang, Arunala -- Seorang lagi pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditembak bagian kakinya oleh Tim Elang Satreskrim Polresta Padang, Selasa (13/10).

Tindakan terukur yang dilakukan petugas karena tersangka curanmor bernama Nofrianda Hasbi panggilan Nanda (37) berusaha kabur saat ditangkap Tim Elang di daerah Tarandam, Kecamatan Padang Timur.

Diketahui, pelaku juga masuk daftar pencarian orang (DPO) Polresta Padang sejak sebulan lalu atas kasus pencurian sepeda motor di parkiran Masjid Al Furqan, Jalan Abdul Muis, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Jumat (3/7) sekitar pukul 05.30 WIB.

"Selain itu, pelaku merupakan rekan dari pelaku lain bernama Efri Anggara yang telah kami tangkap duluan pada Rabu (7/10) lalu di kawasan Pasar Raya Padang," ungkap Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda kepada media di Polresta Padang, Rabu (14/10).

Saat menangkap Angga, petugas juga memberikan "Timah Panas" kepadanya. "Dari keterangan Angga lah diketahui keberadaan rekannya yang bekerja sebagai sopir angkot ini," sambung Rico.

Keterangan Angga, lanjut Kasat ini, diketahui Nanda bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) jurusan Siteba- Pasar Raya, sehingga Tim Elang Satreskrim Polresta Padang melakukan pengintaian di titik yang di lalui angkot yang dibawa pelaku Nanda.

Rico menguraikan persis di kawasan Tarandam, anggota melihat pelaku sedang membawa angkot, dan langsung memberhentikannya, kemudian meminta pelaku keluar dari angkot.

"Awalnya dituruti pelaku, namun sudah keluar dari angkot, pelaku ini mencoba kabur, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan memberikan tembakan di kakinya," sebut Kompol Rico lagi.

Usai berhasil dilumpuhkan, pelaku lebih dulu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk mendapatkan perawatan di kakinya, sebelum akhirnya dibawa ke Polresta Padang untuk proses penyelidikan lebih lanjutnext

Komentar