Program Workshop Keterbukaan Informasi Publik: KI Yogyakarta Akui Sinerjitas KI Sumbar dengan Wartawan

Metro- 05-11-2020 14:30
Pertemuan KI Sumbar dan FJKIP dengan Komisiober KI DI Yokyakarta, Kamis (5/11) (Foto : Arzil)
Pertemuan KI Sumbar dan FJKIP dengan Komisiober KI DI Yokyakarta, Kamis (5/11) (Foto : Arzil)

Yokyakara, Arunala -- Harmonisasi yang dibangun Komisi Informasi (KI) Sumbar dengan para insan pers, tampaknya jadi bahan masukan bagi KI DI Yogyakarta.

Bahkan Ketua DI Yogyakarta, Hasyim tidak segan-segan melontarkan pengakuannya dihadapan Komisioner KI Sumbar dan juga puluhan wartawan Sumbar yang tergabung dalam Forum Jurnalis Komisi Informasi Publik (FJ-KIP) Sumbar pada sebuah pertemuan dalam rangka Studi Tiru KI Sumbar ke KI DI Yokyakarta, Kamis (5/11).

"Kalau soal sinergistas pers, KI Yogyakarta mesti belajar ke Sumbar," kata Hasyim.

Diri menyebutkan, dia bersama teman-teman komisionernya belum satu tahun ini dilantik, tepatnya Desembar 2019. Tapi dari perkembangan KI se Indonesia yang diikuti di group whastapp KI se Indonesia, nyatanya KI Sumbar cukup aktif.

"Salah satunya soal kolaborasi yang dibangun KI Sumbar dengan pers rupanya mampu menguatkan keterbukaan informasi public," sebut Hasyim.

Adapun penjelasan Komisioner KI Yogyakarta yang mengawaki kelembagaan, Rudy Murhandoko, untuk Monev ada perubahan dibandingkn Monev di Sumbar.

"Kami tidak mencari terbaik tapi mengedepankan potret aplikasi keterbukaan informasi publik di semua badan publik (BP) dalam klaster penilaian. Jadi semua BP yang jadi kontestan Monev itu diberikan penilaiannya dan juga dilakukan akses informasi lewat email kepada semua badan publik," ujar Rudy Nurhandoko.

Sedangkan Komisioner membidangi PSI Erniati lebih mengedepankan edukasi dalam penanganan sengketa informasi publik.

"Ada stigma menahun di masyarakat soal sengketa itu seperti momok, sehingga kita lebih mengedepankn edukasi baik ke publik maupun ke badann publik," ujar Erni.

Ngobrol sebagai sharing di audiensi KI Yogyakarta-Sumbar makin sarat makna karena hadir mantan komisioner KI Yogyakarta dua periode Dewi Amanatun yang termasuk founder penguatan keterbukaan informasi publik di Yogyakarta.

"Untuk Provinsi Yogyakarta terus berbenah sejak 10 tahun terakhir ini, termasuk mempersiapkan Tata Kelola Keterbukaan Informasi Publik di Yogyakarta, semoga saja pembahasannya bisa selesai tahun ini," ujar Dewi Amanatunnext

Komentar