Padang, Arunala -- Debat perdana pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel) telah digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten setempat di studio TVRI Sumbar, Rabu sore (11/11).
Pada debat publik perdana yang ditanyangkan TVRI Sumbar ini, tiga paslon masing-masing Hendrajoni-Hamdanus (nomor urut 01), Rusmayul Amwar-Rudi Hariyansyah (nomor urut 02), dan Dedi Rahmanto Putra-Arfianof Rajab (nomor urut 03), terlihat saling adu konsep dan program kerja mereka.
Dengan dipandu moderator pihak penyelanggara, debat publik TVRI Sumbar, diberikan kesempatan pada masing-masing paslon menyampaikan visi dan misi, serta tanggapan dan juga saling lempar pertanyaan antarpaslon.
Pada debat perdana ini, KPU Pessel menghadirkan beberapa pakar yang menjadi tim penyusun materi debat seperti Dr. dr. Andani Eka Putra (Dosen Fakultas Kedokteran Unand/Ahli Virus).
Lalu Pakar Hukum Unand Khairul Fahmi, kemudian Wakidul Kohar, (Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol), Syaiful Anwar (Dosen Fakultas Ekonomi Unand) dan Reno Fernandes (Dosen Sosiologi UNP).
Berdasarkan pantuan di lokasi debat, permasalahan penangganan Covid-19 jadi tema debat yang dilangsungkan hari itu.
Untuk pasangan calon 01 Hendrajoni menyebutkan salah satu penyebab perkembangan kasus Covid-19 di Pessel, karena tidak disiplinnya masyarakat.
"Dari berbagai upaya yang telah dilakukan sebelumnya seperti, memperketat perbatasan, ketersediaan alat medis di rumah sakit, dan ruang isolasi di Rusunawa dan tes swab, selama penanganan Covid-19 di Pessel," papar Hendrajoni didampingi Wakilnya Hamdanus.
Tentu, kata dia, kedisiplinan masyarakat sangat diperlukan. Karena itu, mampu menekan angka pengurangan jumlah kasus Covid-19 di daerah tersebut.
Hendrajoni juga menerangkan berdasarkan data dan catatan penanganan Covid-19 di Pessel, tercatat angka peningkatan kasus relatif masih tinggi dan masih meningkat.
"Untuk hari ini Rabu (11/11), tercatat ada dua penambahan kasus. Sehingga total kasus positif di Pessel sebanyak 544 kasus positif, dan angka itu meningkat sejak satu bulan terakhir," jelas Hendrajoninext


Komentar