.
Sementara, Cawabup paslon 02 Rudi Hariansyah yang didampingi Cabup Rusma Yul Anwar, yang menjawab pertanyaan moderator mengenai penanganan Covid-19 di Pessel mengatakan, untuk penekanan dan menurunkan angka kasus Covid-19 di Pessel perlu beberapa penekanan dan penanganan sistem yang baik dari pemerintah.
Pertama, akan melakukan blogging terhadap suatu daerah dengan cara meningkatkan pengawasan di beberapa wilayah perbatasan.
Sebab, secara ntrennya kasus yang terjadi di Pessel adalah kasus berdasarkan penularan dari luar wilayah Pessel sendiri.
"Jadi, intinya kita menghambat dan mempersempit ruang terjadinya penyebaran Covid-19 di daerah atau diwilayah kita,"ucapnya.
Kedua lanjut Rudi, melakukan tracking di tingkat Puskesmas dan Pustu di Nagari melalui tenaga medis yang ada. "Nah, dengan hal serius itulah, yang kita lakukan dalam memutus mata rantai dan mencegah klaster baru yang tumbuh di Pessel sendiri," ujarnya.
Adapun jawaban paslon 03 Dedi Ramanto Putera-Arfianof Rajab yang dijawab oleh Arfianof Rajab mengatakan, lebih menekankan ke pemerintah terkait pelayanan dalam penanganan Covid-19.
Karena katanya, kebanyakan masyarakat belum tau mana dan seperti apa bahaya Covid itu sendiri.
"Intinya, pelayanan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat terkait bahaya Covid-19 ini, dan informasi lainnya terkait wabah Covid-19 ini," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar mengatakan, KPU Pessel menjadwalkan debat pasangan calon bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan pada tanggal 11 dan 25 November 2020.
"Adapun tema debat pasangan calon bupati dan wakil bupati antara lain terkait kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Covid-19, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah," kata Epaldi.
Dia menambahkan, adapun tujuan debat publik ini untuk memberikan kesempatan pada ketiga paslon menyampaikan visi dan misi, pada masyarakat.


Komentar