"Karena fakta yang muncul di lapangan banyak teman-teman media yang terjebak dalam permainan politik pasangan calon dalam pilkada saat ini," kata Jhon Nedy Kambang.
Dia juga minta media di Sumbar bisa jadi "rumah pembersih" untuk menghindari munculnya pemberitaan hoak, diskriminasi SARA selama masa kampanye Pilkada ini.
"Jadi tugas rekan-rekan media sebagai jurnalis, bagaimana menginformasikan dan memberi pencerahan kepada publik agar masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi-informasi menyesatkan atau hoax," kata Jhon Nedy Kambang.
Acara sosialisasi yang diadakan KPU Sumbar ini menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar, dan sejumlah wartawan yang ada di Sumbar.


Komentar