Keluarga di Jakarta Minta Bantuan Andre Rosiade: Pasutri Lansia Diduga Terpapar Covid-19 Terkurung di Padang

Metro- 02-08-2021 14:19
Petugas saat membawa sepasang pasutri untuk mendapatkan perawatan di RSUD Padang.
Petugas saat membawa sepasang pasutri untuk mendapatkan perawatan di RSUD Padang.

Padang - Sepasang pasangan suami istri lanjut usia (pasutri lansia), Tm (72) dan Sn (74) diduga terpapar Covid-19 tak bisa berbuat banyak di kediamannya di Perumahan Jondul V, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Sabtu (31/7). Pasalnya, sang suami Tm sudah tak kuat berdiri dan istri yang juga sudah tua tak bisa lagi merawatnya. Mereka tak punya anak dan keluarga juga tidak ada di Padang.

Salah seorang kemenakannya, Ade yang berada di Jakarta tak bisa berbuat banyak karena tersandung PPKM. Dia mencoba menghubungi anggota DPR RI Andre Rosiade, meminta bantuan. Pasalnya, hasil tes swab antigen keduanya dinyatakan positif atau reaktif Covid-19. Ade meyakini, pasangan itu tak akan bisa melakukan isolasi mandiri (isoman) mengingat keduanya sudah sangat tua.

"Saya mencoba menghubungi pak Andre Rosiade, karena sering melihat beliau dan tim membantu di Sumbar. Ternyata, pak Andre menurunkan tim untuk memastikan kondisi pak etek dan mak etek saya itu. Kami di Jakarta semua sudah pasrah saja, bagaimana penanganannya. Sabtu pagi kami minta salah satu klinik melakukan swab antigen dan hasilnya positif," kata Ade lagi.

Andre Rosiade pun meminta timnya di Kota Padang untuk datang melihat kondisi pasutri itu. Ternyata benar, keduanya berkurung diri di rumah dan suara batuk kakek Tm terdengar dari jauh. Tim pun mencoba berkomunikasi melalui telepon dan Sn mengaku sehari sebelumnya sudah pergi ke rumah sakit, tapi semuanya penuh.

"Kami sudah ke rumah sakit, katanya penuh. Lalu diminta pulang dan isolasi mandiri di rumah, karena memang diduga gejala Covid-19. Pagi tadi ada yang datang dan minta kami swab, katanya positif. Tapi, kami tidak tahu berbuat apa. Kemenakan saya di Jakarta yang mengurus dan meminta bantuan dari anggota DPR. Obat-obatan suaminya juga tinggal untuk sehari saja," kata nenek Sn yang mengaku ingin dirawat di rumah sakit, namun harus sekamar dengan suaminya.

Tim juga menghubungi RT setempat, Eja Basri yang langsung datang ke lokasi. Dia mengaku belum tahu kalau pasutri itu terkena Covid-19. Namun dia memastikan, penghuni rumah itu cuma dua orang dan tidak ada anak. "Kami kaget juga, darimana mereka kena virus. Kan hanya di rumah saja. Mungkin saat ke rumah sakit atau ada tamu," katanyanext

Komentar