Menyiapkan Nagari Talang Anau jadi Nagari Tageh: LPPM Unand Edukasikan Pengembangan Potensi Wisata

Wisata- 27-11-2021 14:43
Tim LPPM Unand yang dipimpin Dr Roni Ekha Putera berikan edukasi pengembangan potensi wisata kepada Pokdarwis dan perangkat Nagari Talang Anau, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (24/11) kemarin. (Dok : Istimewa)
Tim LPPM Unand yang dipimpin Dr Roni Ekha Putera berikan edukasi pengembangan potensi wisata kepada Pokdarwis dan perangkat Nagari Talang Anau, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (24/11) kemarin. (Dok : Istimewa)

Menyiapkan Nagari Talang Anau jadi Nagari Tageh

LPPM Unand Edukasikan Pengembangan Potensi Wisata

Padang, Arunala - Tim LembagaPenelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas (Unand) Padang, dipimpinDr Roni Ekha Putera,dan Lusi Puspika Sari, S.IP, M.IP. laksanakan kegiatan pengabdian masyarakat lembaga ini di NagariTalang Anau, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (25/11) kemarin.

Kegiatan yang dilakukan tim ini tidak lain ingin menjadikan nagari tersebut menjadi Nagari Tageh di kabupaten itu jelang tutup tahun 2021 ini.

Roni Ekha Putera, dalam pertemuanya dengan perangkan nagari setempa menyampaikan. sudah tiga kali tim yang dipimpinnya itu lakukan kegiatan pengabdian di Nagari Talang Anau.

Nagari Talang Anau, sebut Roni, punya berbeberap tempat wisata, seperti objek wisata sejarah Talempong Batu, objek agrowisata kebun jeruk manis, alam perkemahan dan objek wisata religi pondok tahfiz.

"Jadi kehadiran kami kali ini ke Nagari Talang Anau tidak lain bagaimana tempat-tempat wisata yang ada di nagari ini bisa ditingkatkan pengelolaannya, sekaligus mencari cara untuk pengembangkannya agak punya nilai ekomomis bagi nagari maupun masyarakat setempat," papar Roni dalam pertemuan yang diadkan di aula kantor wali nagari setempat pada Kamis itu.

Roni punya pendapat, untuk meningkatkan minat pengunjung terhadap wisata di nagari tersebut, maka kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Nagari Talang Anau harus memahami tiga (3) poin.

"Poin pertama, apa yang dilihat, kedua apa yang dimakan, dan ketiga apa yang dibawa pulang. Tiga hal ini harus diperhatikan khusus, selain itu pengunjung harus dimanjakan atas apa yang akan mereka lihat lalu apa yang mereka makan, dan buah tangan apa yang bisa pengunjung bawa pulang," beber Roni.

Pokdarwis, menurut dia, merupakan kelembagaan di tingkat masyarakat yang anggotanya terdiri dari pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan ta,nggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi berkembangnya kepariwisataan di satu lokasinext

Komentar