Pariaman, Arunala -- Wali Kota Pariaman, Genius Umar mendapat kunjungan dari Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Padang, Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono bersama rombongan, di ruang kerjanya, Selasa siang (14/12).
Agenda kedatangan Danlantamal ini selain silaturahmi juga membahas beberapa hal terkait pembuatan Museum Bahari yang akan didirikan di kota itu.
"Kehadiran Danlantamal II Padang bersama rombongan itu terkait rencana pembangunan Museum Bahari, untuk eks Kapal KRI Teluk Ratai 509 yang akan hadir di Kota Pariaman ini," kata Genius Umar seusai pertemuan dengan Danlantamal II Padang tersebut.
Dirinya sangat berharap dengan adanya kunjungan hari itu dapat memberikan hal terbaik untuk kemajuan Kota Pariaman.
Sejatinya, proses administrasi penghapusan aset BMN (Barang Milik Negara) eks kapal perang KRI Teluk Ratai 509 itu telah sampai di Kementerian Pertahanan, tinggal menunggu persetujuan dari pejabat terkait di kementerian itu
Bagi Pemko Pariaman, lanjut Genius Umar, telah menyiapkan anggaran untuk menarik KRI Teluk Ratai 509 yang akan dibawa ke Pariaman dengan cara towing (ditarik dengan kapal).
"Setelah proses administrasi penyerahan eks kapal perang ini selesai, maka akan segera membawa kapal tersebut, tentunya akan diperbaiki terlebih dahulu, agar sampai dengan baik ke Kota Pariaman nantinya," ungkapnya.
Dalam pertemuan dengan Danlantamal itu, Genius sekilas menceritakan bahwa Kota Pariaman dula adalah pangkalan besar TNI AL di Sumatera. Ketika Bukittinggi menjadi ibukota negara dimasa PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia).
"Tercatat dalam sejarah perjuangan ALRI pada masa kemerdekaan, Kota Pariaman punyai peran strategis, terutama saat PDRI di Bukittinggi periode 1946 --1949.Pariaman menjadi salah satu basis kekuatan perjuangan maritim rakyat Sumbar yang tergabung dalam Tentara Rakyat Indonesia Laut Sumatera Tengah atau Resimen ALRI, yang menjadi cikal bakal ALRI Pangkalan Besar Pariaman," terangnyanext


Komentar