Meski Alot, Penetapan AKD di DPRD Sumbar Akhirnya Disahkan

Metro- 07-03-2022 22:45
Anggota DPRD Sumbar saat mengikuti sidang paripurna pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) untuk tahun 2022, di ruang siding utama DPRD Sumbar, Senin (7/3). (Dok : Istimewa)
Anggota DPRD Sumbar saat mengikuti sidang paripurna pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) untuk tahun 2022, di ruang siding utama DPRD Sumbar, Senin (7/3). (Dok : Istimewa)

Baru sekitar pukul 13.35 WIB, pimpinan dewan dan fraksi meninggalkan ruang rapat khusus 1, namun paripurna tetap belum bisa dimulai, karena Fraksi Gerindra tampaknya masih belum mau beranjak dari keputusan mereka dengan menempatkan 13 anggotanya di Komisi 4, sehingga lobi antar fraksi terus dilakukan untuk mencapai kesepakatan proporsional, sesuai aturan berlaku.

"Kami sudah melakukan pembicaraan dengan semua unsur pimpinan, dewan maupun fraksi, dan sudah disepakati untuk menyusun AKD secara proporsional, termasuk juga fraksi Gerindra juga menyepakatinya," tutur Supardi.

Setelah mengulur waktu begitu lama, akhirnya Supardi kembali mencabut skorsing pada pukul 15.45 WIB, dan baru pukul 16.00 WIB, sidang paripurna akhirnya sidang yang membahas alat kelengkapan dewan (AKD) disahkan, termasuk penetapan alat kelengkapan dewan lainnya yang ada di DPRD Sumbar.

Dalam pengesahan komposisi AKD yang baru, banyaknya anggota Fraksi Gerindra yang sebelumnya menumpuk di Komisi 4 akhirnya ditempatkan pada komisi-komisi lainnya.

Dengan demikian jumlahnya di Komisi 4 berkurang dan menjadi merata sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12/2018, pasal 7, ayat 1 sampai dengan 7.

Berikut nama-nama anggota komisi yang telah ditetapkan pada sidang paripurna Senin (7/3) :

Komisi 1 (Bidang Pemerintahan) :

Desrio Putra,ST, Yunisra Syahiran (Gerindra), Rafdinal (PKS), Irzal Ilyas (Demokrat), Maigus Nasir (PAN), Hendra Irwan Rahim (Golkar), Sawal, Syafril Huda (PPP-Nasdem), Leliarni (PDI-P-PKB)

Komisi 2 (Bidang Ekonomi) :

Nurkhalis,Jempol, Muchlis Yusuf Abit (Gerindra), Mochlasin, M.Ihpan (PKS), Arkadius, Jefri Masrul (Demokrat), Muhammad Iqbal, Muzli M.Nur (PAN),Nella Abdika Zamri, Lazuardi Erman (Golkar), Bakri Bakar (PPP-Nasdem), Firdaus, Syamsul Bahri (PDI-P-PKB)

Komisi 3 (Bidang Keuangan) :

Ismunadi Sofyan, Jasma Juni (Gerindra), Rahmat Saleh (PKS), Ali Tanjung, Nofrizon (Demokrat), Dody Delvy, Ahmad Rius (PAN), Zarfi Derson (Golkar), Irwan Afriadi (PPP-Nasdem), Albert Hendra Lukman (PDI-P-PKB)

Komisi 4 (Bidang Pembangunan) :

Evi Yandri Rajo Budiman, Khairudin Simanjuntak, Mario Syah Johan (Gerindra), Nurfirman Wansyah, Budiman (PKS), H.M. Nurnas, Suharjono (Demokrat), Bukhari, Artati (PAN), Zulkenedi Said, Sitti Izzati Azis (Golkar), Taufik Syahrial, Imral Adenansi (PPP-Nasdem), Rico Alviano (PDI-P-PKB)

Komisi 5 (Bidang Kesejahteraan Rakyat) :

Syafruddin Putra, Mesra, Hidayat (Gerindra), Gustami Hidayat, Muhammad Ridwan (PKS), AIDA, Ismet Amzis (Demokrat), Daswanto, Muhayatul (PAN), Hardinalis Kobal, Afrizal (Golkar), Daswipetra (PPP-Nasdem), Donizar (PDI-P-PKB).

Komentar