.
Sementara itu, Chief Customer Officer PT Treco, Tedi Rahmat menyampaikan, bantuan rumah ramah gempa ini dibangun dengan bahan berkualitas dengan standar SNI.
Adapun spesifikasinya rangka atap baja ringan, dinding rumah menggunakan papan semen atau fiber glass GRC, atap spandek dengan lantai rumah keramik.
"Itu pengerjaan kalai di lapangan paling lama memakan waktu tiga hari. Dan tipe yang kami bangun itu tipe 24," terang Tedi.
Lebih rinci Tedi menjelaskan, rumah yang dibangun ini sudah memenuhi standar konstruksi maupun estetika.
Dengan demikian masyarakat yang tinggal di rumah tersebut nantinya akan merasa nyaman, dan aman.
"Ada ruang kamar, ada ruang tamu, ada kamar mandi, WC dan bagian belakangnya itu nanti bisa dibangun dapur," tutur dia lagi.
Tedi mengakui, konsep rumah yang dibangun merupakan solusi di daerah-daerah rawan bencana, karena menggunakan bahan-bahan yang ringan serta pengerjaannya yang tidak memakan waktu begitu lama.
"Bahan-bahan ini sangat ringan, sehingga cocok di daerah rawan bencana. Dan kecepatan kita itu jadi solusi untuk kebutuhan tahap bencana di Pasaman Barat dan Pasaman," kata Tedi.


Komentar