.
"Pokoknya masyarakat dalam menjalankan ibadah bulan suci Ramadan sudah bisa nyaman, sudah bisa tenang karena sudah ada ketersediaan, dan OPD serta stakeholder terkait sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi," jelas Firdaus.
Sedang Kepala Bulog Sumbar, Tommy Despalingga mengatakan, stok pangan yang ada di Bulog saat ini sekitar 7 ribu ton, sehingga untuk tiga bulan ke depan diperkirakan masih aman.
"Saya yakini kalau beras aman secara fisik, karena tersebar di 15 gudang di Sumbar, kalau untuk gula pasir karena bukan penugasan sebagai kontribusi Bulog masih diupayakan. Bahkan untuk menjamin amannya stok ini, kami sedang mendatangkan gula pasir untuk dijual sesuai harga HET," kata Tommy.
Begitu juga dengan daging, lanjutnya, Bulog memberikan alternatif kepada masyarakat untuk mendapatkan produk lain dengan harga yang wajar.
Sementara Kepala Dinas Pangan Sumbar, Efendi menyatakan stok pangan sudah diperhitungkan aman.
"Insya Allah, cukup, cuma tentu ada hal yang mempengaruhinya, misalnya soal transportasi dan iklim. Seandainya nanti ada masalah menyangkut transportasi, hal itu sudah diantisipasi. Sedangkan menyangkut iklim mudah-mudahan di bulan Ramadan ini dalam kondidi baik dan tidak terjadi gagal panen," ujar Efendi.
Ia juga mengatakan, sudah melakukan kordinasi dengan pemkab dan pemko sehingga stabilisasi harga lebih terjamin, karena pasar berada di daerah.


Komentar