Bukittinggi, Arunala - Pemprov Sumbar terus aktif memberdayakan UMKM di Sumbar dan merangkul pengusaha muda yang ingin berkembang dan memiliki brand sendiri.
Upaya yang dilakukan itu berkaitan dengan keinginan pemprov mewujudkan program 100 ribu milenial entrepreneur dan women enterpreneur sebagai pelaku ekonomi kreatif,
"Entrepreneur bukan hanya bertujuan mendorong masyarakat dari nol menjadi pengusaha, namun juga suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan dan mencari peluang dari masalah yang dihadapi," ungkap Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy ketika jadi keynote speaker pada acara Diseminasi Hasil Kelitbangan yang dilaksanakan Balitbang Sumbar di aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Sabtu, (16/7).
Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dari Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumbar bersama mitranya dalam rangka seminar kewirausahaan.
"Entrepreneur adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan dan mencari peluang dari masalah yang dihadapi oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Diakui Audy, UMKM merupakan sektor yang strategis dan memegang peranan penting dalam perekonomian nasional, tak terkecuali di Sumatera Barat. Posisi strategis UMKM di Sumbar ini didorong oleh eksistensinya yang dominan, baik dari segi jumlah, serta serapan tenaga kerja yang juga cukup besar.
Ia mengatakan, Sumbar saat ini memiliki 580 ribu unit usaha mikro dan kecil. 98,8 persen diantaranya berasal dari usaha non pertanian dan mampu menyerap 1,29 juta tenaga kerja (87,57 persen tenaga kerja dari sektor non pertanian).
Jumlah yang besar itu tentu menyimpan potensi yang besar pula. Oleh karena itu, Pemprov Sumbar secara kontiniu terus melakukan upaya-upaya peningkatan kapasitas pengusaha, maupun kapasitas usaha UMKM yang dimiliki masyarakat.
"Sehingga UMKM mampu menangani berbagai permasalahan dan tantangan dunia usaha. Salah satunya melalui digitalisasi," kata Audy.
Menurutnya, Digitalisasi membuka pasar yang besar dan menjadi salah satu strategi yang dapat diterapkan UMKM untuk memasarkan produknya. Ditambah sejak pandemi banyak kegiatan masyarakat yang bisa dilakukan secara daring dari rumahnext


Komentar