Upayakan Pemenuhan Hak Disabilitas di Dunia Kerja: Gubernur Sumbar Raih Penghargaan Kemenaker

Metro- 22-11-2022 10:26
Wagub Audy Joinaldy mewakili gubernur menerima penghargaan dari Kemenaker Ida Fauziah di Jakarta, Senin (21/11). (Dok : Istimewa)
Wagub Audy Joinaldy mewakili gubernur menerima penghargaan dari Kemenaker Ida Fauziah di Jakarta, Senin (21/11). (Dok : Istimewa)

Jakarta, Arunala.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berikan penghargaan kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi, di Jakarta, Senin (21/11).

Penghargaan diberikan atas komitmen Pemprov Sumbar memberikan kesempatan kerja dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja.

Anugerah berupa penghargaan nasional diberikan langsung Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah pada Gubernur yang diwakili Wagub Sumbar Audy Joinaldy dalam acara bertajuk "Pemberian Penghargaan Nasional Kepada Perusahaan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang Mempekerjakan Penyandang Disabilitas tahun 2022".

Penghargaan dari Kemenaker ini menyambut Hari Disabilitas Internasional 3 Desember 2022 mendatang.

Selain gubernur, penghargaan serupa juga diberikan pada sejumlah badan usaha yang juga menunjukan komitmen dalam memberikan penghormatan, perlindungan, serta pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Ida Fauziah mengatakan, pemberian penghargaan tersebut diharapkan mampu memotivasi kepala daerah maupun perusahaan pemberi kerja lainnya untuk terus berkomitmen dan semakin terbuka dalam mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja.

"Momentum kegiatan hari ini, diharapkan mampu mewujudkan komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pelayanan ketenagakerjaan inklusif bagi saudara-saudara penyandang disabilitas, agar mereka mampu mewujudkan peran dan partisipasinya dalam pembangunan atas dasar kesetaraan," ujar Menaker.

Ida mengungkapkan, ada lima indikator penting Kemnaker dalam pemberian penghargaan tersebut.

Yakni penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas; pengembangan karir tenaga kerja penyandang disabilitas; kesejahteraan pekerja penyandang disabilitas; aksesibilitas; dan program K3 bagi penyandang disabilitas.

Menurut Ida, isu disabilitas bukan hanya merupakan isu nasional, namun juga telah menjadi cross cutting issue di level internasional.

Isu ini menjadi salah satu pembahasan prioritas yang pada G20 Presidensi Indonesia Tahun 2022 lalu, yang menghasilkan dokumen Action Plan on Accelerating and Monitoring the G20 Principles for the Labour Market Integration of Person with Disabilitiesnext

Komentar