Padang, Arunala.com - Pusat Informasi dan Kegiatan (PIK) Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrom (Potads) Padang memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan menyelenggarakan khitanan massal.
Kegiatan yang bekerja sama dengan tim Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (Asdoki) Padang tersebut dilangsungkan di Klinik Pusat Sunat Modern Fauzana berlokasi di Cengkeh, Lubukbegalung, Sabtu (3/12).
Selain Padang, khitanan massal yang diadakan oleh Yayasan Potads dan pengurus Potads bersama tim dokter Asdoki juga serentak diadakan di 11 provinsi se-Indonesia.
Tercatat 160 anak penyandang disabilitas (down syndrome, autis, cerebral palsy, tuna rungu, tuna netra, tuna daksa, dan tuna grahita) di khitan serentak di wilayah masing-masing.
"Alhamdulilah, khitanan berlangsung lancar. Kami mengucapkan terima kasih dan rasa syukur dari para orangtua membanjiri akun media sosial @potadspikpadang dan @pusatsunatmodernfauzana. Kami berharap ke depannya kegiatan khitanan massal ini bisa menjadi agenda rutin yang dapat memberikan manfaat kepada anak-anak penyandang disabilitas," kata Ketua Potads PIK Padang, Agus Kusyaeri didampingi Sekretaris Dr Lola Fitria Sari SE MM.
Ia menjelaskan Yayasan Potads bertujuan membantu dan memberikan informasi kepada para orang tua yang memiliki anak dengan down syndrome.
Dengan harapan agar mereka memahami down syndrome serta mengetahui bagaimana cara mendidik dan membesarkan anak dengan down syndrome.
"Dengan motto Aku Ada Aku Bisa, Potads ingin membagikan semangat kepada para orang tua dan anak dengan memberikan edukasi agar mengetahui cara-cara yang tepat dalam penanganan anak dengan down syndrome. Termasuk salah satunya mengedukasi orang tua yang kebanyakan ragu untuk mengkhitan anak down syndrome mereka dengan alasan kesehatan dan lain sebagainya," sebut Agus.
Khitanan massal ini, sebut Agus, salah satu kepedulian Potads bersama Asdoki membantu anak-anak disabilitasnext


Komentar