Padang, Arunala.com - Mendapatkan laporan dari personilnya Babinkamtibmas Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, tentang adanya warga kurang mampu yang sakit dan belum tersentuh bantuan dari pemerintah, menarik simpati Kapolsek Koto Tangah Ajun Komisaris Polisi (AKP) Afrino Chaniago.
Begitu dapat laporan, dia bersama beberapa personilnya langsung bergerak cepat, menyambangi rumah Aditya, 15, yang kesehariannya hanya bisa berada di atas tempat tidur, Senin (5/12).
Diketahui, Aditya merupakan sulung dari dua orang bersaudara, anak dari Yulia, warga yang tinggal di Simpang Anak Air RW 01/RW 06/ Kecamatan Koto Tanggah itu kini butuh uluran tangan dari kita semua.
Ia sedari kecil divonis menderita penyakit step atau kejang hingga membuat pertumbuhan menjadi lambat serta lemas.
Hingga lima belas tahun berlalu, Aditya luput dari perhatian pemerintah setempat, mirisnya kantor camat hanya berjarak kurang dari 100 meter dari rumah kontrakan warga kurang mampu tersebut.
Penderitaan Aditya tidak sampai di situ, kebutuhan akan nutrisi bagi Aditya selama ini tidak terpenuhi secara baik oleh ayahnya yang hanya bekerja sebagai kuli bangunan, dengan penghasilan Rp100.000 per hari.
Namun tidak jarang dalam seminggu Ayahnya tidak mendapatkan orderan bekerja.
Dengan suara berat, sang Ibu menceritakan kesulitannya untuk berobat dan biaya sang anak, bahkan susu formula ukuran 800 gram yang harganya kurang dari seratus ribu terkadang tidak mampu terbeli.
Sambungnya, sehari - hari Aditya hanya bisa minum susu biasa, yang seharusnya formula khusus seharga Rp600 ribu.
Namun karena keterbatasan biaya maka harus minum susu biasa dan terkadang terpaksa kami membelikan susu formula yang harganya jauh lebih murah dari yang dibutuhkan Aditya.
"Ayah Aditya hanyalah seorang kuli bangunan, yang setiap bekerja di upah seratus ribu rupiah dan terkadang tidak jarang dalam seminggu ayahnya tidak mendapatkan orderan bekerja," tuturnya Yulinext


Komentar