Jemput Aspirasi Konstituen di Gunung Pangilun: Albert Bakal Carikan Solusi Warga yang Belum Dapat Bantuan

Metro- 06-03-2023 10:07
Anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman bersama warga yang jadi konstituennya di daerah Gunung Pangilun, Minggu (5/3). (Dok : Istimewa)
Anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman bersama warga yang jadi konstituennya di daerah Gunung Pangilun, Minggu (5/3). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Semua anggota DPRD Sumbar saat ini melakukan kegiatan reses masa sidang kedua tahun 2022/2023 di masing-masing daerah pemilihan (dapil) mereka.

Tidak terkecuali, hal yang sama dilakukan anggota Komisi III DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman yang mengunjungi konstituennya yang ada di daerah Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Minggu (5/3).

Kehadiran anggota dewan dari Fraksi PDIP ini dapat sambutan yang antusias dari warga setempat.

Pada pertemuan itu, banyak warga yang menyampaikan permasalahan mereka hadapi saat ini.

Menyikapi hal itu, Albert berusaha menampung seluruh permasalah yang disampaikan warga.

Menurut Albert tidak semua program disiapkan oleh pemerintah dan juga tidak semua yang bisa mendapatkannya.

Tapi dirinya berjanji jika belum ada warga yang belum mendapatkan bantuan yang disiapkan pemerintah, namun warga tersebut pantas mendapatkan maka segera laporkan kepada tim.

Program pemerintah yang semarak saat ini adalah Indonesian Pintar, dimana bantuan beasiswa bagi anak-anak sekolah yang kurang mampu tapi butuh biaya sekolahnya.

Bantuan tersebut berupa 450 ribu untuk SD, 750 ribu untuk SMP dan 1 juta rupiah untuk SMA. Namun bantuan ini tidak berlaku untuk anak yang akan tamat seperti kelas 6 SD, 3 SMP dan 3 SMA karena saat realisasinya nanti mereka sudah tamat sekolah.

"Banyak program dari pemerintah dan DPRD Sumbar seperti Indonesia Pintar, tapi belum semua yang dapat kita mendahulukan warga yang betul-betul membutuhkan," ungkap Albert.

Ia juga menjelaskan tidak semua permintaan warga tersebut ada anggarannya di APBD, tapi bisa dicarikan solusi dengan menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada dengan mengupayakan dari CSR-nya.

Albert juga menyarankan agar setiap warga yang memiliki usaha, jika meminta bantuan pemerintah agar membuat kelompok-kelompok usaha karena saat ini bantuan sulit disalurkan pada perorangan.

"Saya menyarankan untuk meminta bantuan maka harus membentuk kelompok-kelompok seperi kelompok usaha bersama (Kube), karena bantuan dari Dewan berupa pokir tidak dapat diberikan secara perorangan," lanjut Albertnext

Komentar