Satgas Pamtas Papua Barat: Mahyeldi: Yonif 133/YS Diminta Jaga Nama Baik Bangsa

Metro- 15-03-2023 15:17
Gubernur Mahyeldi bersama Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Rayen Obersyl sesaat akan melepas Satgas Yonif 133/YS yang akan berangkat Pamtas ke Papua Barat, Rabu (15/3). (Dok : Istimewa)
Gubernur Mahyeldi bersama Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Rayen Obersyl sesaat akan melepas Satgas Yonif 133/YS yang akan berangkat Pamtas ke Papua Barat, Rabu (15/3). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah melepas Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 133/Yudha Sakti (YS) di Mako Yonif 133/Yudha Sakti akan melaksanakan tugas pengaman perbatasan ke wilayah Papua Barat, Rabu, (15/3).

Upacara pelepasan juga dihadiri Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Rayen Obersyl, Kapolda Sumbar diwakili Wakapolda Brigjen Pol Edi Mardianto dan Forkopimda Sumbar beserta tamu undangan berlangsung secara khidmat dan sederhana.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan, tugas menjaga perbatasan NKRI di wilayah Papua Barat merupakan misi mulia demi aman dan kondusifnya wilayah NKRI, serta demi utuh dan tegaknya kedaulatan bangsa.

Mahyeldi juga mengapresiasi dan memberikan penghormatan kepada para prajurit Yonif 133/YS yang mengabdikan dirinya dalam tugas mulia tersebut.

"Semoga tanggung jawab besar ini dapat dilaksanakan dengan ketulusan, keikhlasan dan dedikasi yang tinggi. Tugas Negara diembankan kepada saudara-saudara ini adalah amal ibadah yang dipertanggungjawabkan kepada Tuhan YME," ucapnya.

Mahyeldi berpesan, pegang teguh Sapta Marga (SM) dan Sumpah Prajurit (SP) serta jaga nama baik TNI.

"Segenap masyarakat Sumbar turut mendoakan untuk kesuksesan dan keberhasilan Satgas Pamtas Yonif 133/YS," pungkasnya Mahyeldi menyatakan, dari pengalaman ketika berkunjung ke Papua, Satgas Pamtas Korem yakni Yonif 131 Braja Sakti dapat melaksanakan tugas dengan baik dan cukup disenangi masyarakat.

Sedangkan Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Rayen Obersyl kepada media mengucapkan terimakasih atas support dan dukungan dari Forkopimda dalam pemberangkatan Satgas Yonif 133/YS.

"Mudah-mudahan Satgas Yonif 133/YS ini sukses dan berhasil dalam tugas, sehingga nanti kembali dapat diprioritaskan berangkat Satgas luar negeri," harapnya.

Pati Bintang Satu itu juga berpesan kepada personel yang ditinggalkan untuk menjaga satuannya dan tidak membuat pelanggaran, sehingga personel yang melaksanakan tugas tetap fokus dan tidak terganggu.

Hal senada juga disampaikan Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Edi Mardianto.

Dia menekankan pentingnya selalu memegang teguh sumpah prajurit. Selama di daerah operasi, seluruh prajurit jangan berbuat kesalahan.

"Jangan lari dari daerah operasi. Yang sudah menikah dan belum menikah jangan berbuat asusila dan juga menebar hutang, karena biaya hidup kalian sudah ditanggung negara termasuk untuk keluarga kalian," pesannya.

Selain itu, wakapolda juga menekankan bahwa di sana, mereka tidak sendiri.

Tapi juga bersama-sama dengan petugas keamanan lain, diantaranya Polisi. Untuk itu, diminta saling berkoordinasi dan berkolaborasi demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Usai menggelar upacara, 400 personel satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG Yonif 133/YS, direncanakan berangkat pada hari Jumat (17/3) menuju Pelabuhan Dumai. (adpsb)

Komentar