Padang, Arunala.com - Pimpinan VII Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Dr Hendra Susanto ST MEng MH CFrA CSFA CIAE CGCAE CertDA memberikan kuliah umum di Universitas Andalas (Unand), Selasa (21/3).
Dalam pemaparannya itu mengusung tema Tacit Knowledge: Developing Leadership and Audit Capabilities to Achieve Your Ultimate Goals".
Ia berbagi pengalaman tentang bagaimana perjalanan ketika mengembangkan tacit knowledge. Mulai sejak menjadi seorang pegawai baru di BPK sampai menempati posisi sebagai salah satu Pimpinan BPK saat ini.
Tacit knowledge adalah pengetahuan yang dikumpulkan dan dimiliki dari pengalaman dan pemahaman dalam konteks pribadi yang terinternalisasi dalam setiap individu.
"Berbeda dengan explicit knowledge atau pengetahuan yang diperoleh di sekolah, bangku kuliah, kursus dan pelatihan. Sedangkan tacit knowledge diperoleh melalui pengalaman dan pemahaman pribadi, atau dengan bahasa sederhana tacit knowledge adalah ilmu yang tidak diajarkan di bangku sekolah," jelas Senior Investigative Auditor ini.
Kuliah Umum ini dimoderatori Sekretaris Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unand Dr Annisa Rahman SE MSi Ak CA.
Turut dihadiri Wakil Rektor I Unand Prof Dr Mansyurdin MS, civitas akademika dan mahasiswa Unand.
Transmisi tacit knowledge, sebutnya, ini biasanya dapat dilakukan melalui sharing, mentoring dan coaching.
"Tapi sekali lagi, karena keunikannya yang tergantung dari determinasi pemahaman pribadi, keberhasilannya akan kembali ke diri kita masing-masing," imbuhnya.
Pria kelahiran Lahat, Sumatera Selatan ini menjelaskan dua tacit knowledge yang sangat penting untuk dikembangkan dalam diri sebagai auditor adalah aspek leadership dan aspek keahlian dalam pemeriksaan.
"Kedua aspek ini yang dikembangkan secara berkesinambungan sehingga bisa mencapai posisi saat ini", ungkap pria kelahiran 1972 ini.
Hendra Susanto menyampaikan hal penting yang diperlukan untuk membangun leadership adalah memiliki visi atau mimpinext


Komentar