Peserta Sebut Pertanyaan Timsel Diluar Ekspektasi

Metro- 21-03-2023 16:02
Staf Sekretariat KPU Sumbar yang mengawasi jalannya tes wawancara bagi calon anggota KPU Sumbar periode 2023-2028 yang dilaksanakan timsel di Hotel Santika Premiere Padang, Selasa (21/3). (Foto : Arzil)
Staf Sekretariat KPU Sumbar yang mengawasi jalannya tes wawancara bagi calon anggota KPU Sumbar periode 2023-2028 yang dilaksanakan timsel di Hotel Santika Premiere Padang, Selasa (21/3). (Foto : Arzil)

Padang, Arunala.com - Selasa (21/3) merupakan hari terakhir bagi tim seleksi (timsel) laksanakan tes wawancara kepada calon anggota KPU Sumbar.

Di hari itu, ada enam peserta yang ikut tes, mereka adalah Ory Sativa Syakban, Samaratul Fuad, Surya Efitrimen, Syaiful Al Islami, Vifner, dan Zulnaidi.

Tiap peserta, diberi waktu 1 jam untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan lima orang timsel yakni Asrinaldi, Otong Rosadi, Beni Kharisma Arrasuli, Didi Rahmadi, dan Alim Harun Pamungkas.

Sementara proses tes wawancara yang dilaksanakan sejak Minggu (19/3) hingga Selasa (21/3) dipantau oleh anggota dari Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Sumbar.

Samaratul Fuad yang tanya Arunala.com seusai ikuti tes wawancara, menyebutkan pertanyaan yang diajukan timsel pada dirinya ada yang diluar ekspektasi dia.

"Banyak dari pertanyaan timsel ini yang beda dari saya bayangkan sebelumnya. Diantara pertanyaannya menyangkut alasan saya kenapa mencalon ke KPU setelah tidak lolos pada seleksi penerimaan anggota Bawaslu Sumbar," beber Samaratul Fuad.

Sedangkan Syaiful Al Islami yang saat ini menjadi anggota PPK di Nagari Kampung Dalam, Kabupaten Padangpariaman menyebutkan alasan dia mencalon untuk jadi anggota KPU Sumbar untuk ingin merasakan dan mendapatkan pengalaman seandainya terpilih jadi anggota KPU Sumbar.

"Tantangan jadi anggota KPU jelas beda dibandingkan jadi PPK. Meski sama-sama sebagai penyelenggara pemilu, namun cakupan kerja jauh beda," ujar Syaiful tanpa merinci seperti apa perbedaannya itu.

Komentar