Longsor Landa Jorong Mawar, Satu Tewas

Metro- 03-05-2023 20:51
Proses pembersihan material longsor secara manual di Jorong Mawar, Nagari Lubukjantan, Lintau Buo Utara, Rabu (3/5) . (Dok : Istimewa)
Proses pembersihan material longsor secara manual di Jorong Mawar, Nagari Lubukjantan, Lintau Buo Utara, Rabu (3/5) . (Dok : Istimewa)

Tanahdatar, Arunala.com--Bencana longsor melanda Jorong Mawar, Nagari Lubukjantan, Kecamatan Lintaubuo Utara, Rabu (3/5). Dalam peristiwa itu, seorang balita berumur 20 bulan tewas meski sempat dilarikan ke puskesmas Lubukjantan setelah dievakuasi.

Balita ini diketahui tertimpa material longsor saat tengah bermain di depan rumahnya.

Material longsor yang menimbun korban setinggi 1,5 meter itu baru bisa dievakuasi sekitar 1,5 jam setelah kejadian.

Tidak hanya menelan korban jiwa, longsor yang terjadi menimpa belasan rumah. Diantaranya yang alami rusak berat, dan lainnya dalam kondisi rusak ringan.

Informasi yang dihimpun, kawasan rumah warga memang banyak berada di bawa tebing dengan ketinggian lima hingga tujuh meter.

Para rumah warga yang tertimpa material longsor saat ini pada umumnya tertimbun material dengan ketinggian bekisar dua hingga tiga meter.

"Kami sudah mewanti warga agar tidak tidur di dalam rumah. Dikarenakan hujan sudah terjadi longsor kecil-kecilan. Karena terus diguyur hujan akhirnya tebing di belakang rumah warga longsor," ujar Kepala Jorong Mawar Gamal Abdul Naser.

Gamal menyebutkan, saat kejadian sekira pukul 09.00 WIB, korban yang diawasi neneknya tengah bermain di depan rumahnya.

"Namun, material longsor menimpa korban. Nenek korban langsung berteriak dan memberi tahu tetangga dan warga lainnya," ujar Gamal.

Setelah dilakukan evakuasi dengan cara manual menggunakan cangkul selama satu setengah jam lebih, tubuh korban berhasil ditemukan di kedalaman satu setengah meter. Saat ditemukan korban tidak sadarkan diri namun masih ada denyut kehidupan.

"Sekitar pukul 11.30 WIB, korban dilarikan ke Puskesmas Lubukjantan. Setelah mendapat perawatan, sekitar pukul 12.00 WIB, korban akhirnya meninggal. Korban telah dikebumikan pada Rabu sore," ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya dibantu pihak BPBD Kabupaten Tanahdatar, bersama pihak kepolisian dan TNI masih melakukan pembersihan material secara manual sembari menunggu alat berat.

"Untuk alat berat masih sedang di jalan," ujarnya seraya mengatakan untuk sementara warga yang menjadi korban longsor diungsikan ke rumah kerabat dan tetangga terdekat.(ril/*)

Komentar