2.237 Aspirasi Masyarakat Disampaikan DPRD Sumbar pada Gubernur

Metro- 08-05-2023 12:56
Ketua DPRD Sumbar Supardi serahkan buku berisikan ribuan aspirasi masyarakat kepada Gubernur Mahyeldi disaksikan Wakil Ketua Suwirpen Suib dan Sekretaris DPRD Raflis, pada sidang paripurna, beberapa waktu lalu. (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Sumbar Supardi serahkan buku berisikan ribuan aspirasi masyarakat kepada Gubernur Mahyeldi disaksikan Wakil Ketua Suwirpen Suib dan Sekretaris DPRD Raflis, pada sidang paripurna, beberapa waktu lalu. (Dok : Istimewa)

>

Dapil Sumbar VII yang meliputi Solok dan Solok Selatan dengan jumlah anggota dewan tujuh orang menyerap 260 aspirasi.
Terakhir Sumbar VIII yang meliputi Pesisir Selatan dan Mentawai memiliki tujuh anggota dewan menyerap 176 aspirasi.

Dia menjelaskan, reses merupakan salah satu instrumen penting anggota DPRD mengimplementasikan sumpah dan janji dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya.

"Hasil pelaksanaan reses, merupakan bagian dari bahan dalam penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD yang selanjutnya akan dimasukkan dalam dokumen perencanaan pembangunan dan anggaran Pemprov Sumbar," tukas Raflis kepada media kemarin.

Terkait reses, Ketua DPRD Sumbar, Supardi sebelumnya mengatakan laporan hasil kunjungan kerja yang ditampung dalam bentuk aspirasi masyarakat harus dijadikan pertimbangan oleh pemprov dalam menyusun program pembangunan.

"Dalam pelaksanaan reses anggota DPRD Sumbar, mengingatkan agar laporan hasil kunjungan yang ditampung dapat dijadikan pertimbangan oleh pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan,"
katanya.

Dia mengatakan banyak sekali harapan yang dihimpun atas kebutuhan pembangunan daerah. Baik pada bidang infrastruktur, pendidikan, ekonomi, pertanian dan sebagainya.

Supardi membeberkan, permintaan masyarakat terkait infrastruktur meliputi perbaikan jalan, irigasi, hingga aspirasi untuk mendapatkan rehab rumah tidak layak huni.

Begitupun pada bidang pendidikan, ada harapan untuk pembangunan unit sekolah baru, perbaikan ruang belajar serta fasilitas belajar mengajar lainnya.

"Untuk sektor pertanian, ada kebutuhan bibit unggul bersertifikasi, pupuk bersubsidi hingga ke soal harga jual produk komoditi. Harapan tersebut ditampung dan menjadi pokok pokok pikiran anggota DPRD untuk diperjuangkan," ujarnya.

Dalam mengisi reses tersebut, lanjutnya, DPRD menginginkan anggotanya dapat menjaring aspirasi yang benar-benar urgen bagi kepentingan masyarakat luas.

next

Komentar