.
Bertujuan meningkatkan peran bank membantu pemerintah dalam Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Hal ini mengacu pada Permenko Perekonomian Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Dinyatakan penerima KUR Super Mikro (plafon KUR sampai dengan Rp10 juta) dan Penerima KUR Mikro (Plafon KUR di atas Rp10 juta sampai dengan Rp100 juta) dapat ikut serta dalam Program BPJS Ketenagakerjaan secara bertahap.
Sedangkan untuk Penerima KUR Kecil dan KUR Khusus (Plafond KUR di atas Rp100 juta) wajib ikut serta dalam Program BPJS Ketenagakerjaan.
"Untuk itu perlu dilakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara PT Bank Nagari selaku penyalur KUR dengan BPJS Ketenagakerjaan," kata Muhamad Irsyad.
Untuk Klinik UMKM dan Keuangan Syariah, sebut Irsyad, merupakan kerja sama Bank Nagari dengan Pemprov selaku koordinator Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumbar, Komite Daerah Ekonomi & Keuangan Syariah (KDEKS) Sumbar.
Serta didukung oleh perusahaan asuransi/penjaminan kredit/pembiayaan kepada UMKM. Yaitu Jamkrida Sumbar, Jamkrindo, Jamkrindo Syariah, Askrindo dan Askrindo Syariah.
"Sasarannya dalam rangka lebih memberdayakan UMKM, lebih memudahkan akses dan melakukan pendampingan berkelanjutan bagi UMKM menuju UMKM Kuat, Sumbar Hebat," kata Irsyad seraya menyebutkan klinik UMKM ini nantinya ada di setiap Kantor Cabang Bank Nagari di Sumbar.
Tujuan dan bentuk kegiatannya di antaranya memberikan edukasi, konsultasi, literasi produk dan layanan keuangan syariah, akses pembiayaan, pengajuan pinjaman online.
Kemudian manajemen usaha dan laporan keuangan usaha, pendampingan pengurusan perizinan. Seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi produk halal, business matching, UMKM Go-Digital, Training, dan lainnya.
Pada Sosialisasi Optimalisasi Pembinaan UMKM dan Keuangan Syariah, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kemenko Perekonomian RI Gede Edy Prasetya mengatakan, Bank Nagari merupakan penyalur KUR terbesar ke dua di Sumbar setelah BRI.
Bahkan pada bulan April 2023, Bank Nagari sudah menyalurkan Rp600 miliar, atau di atas rata-rata nasional.


Komentar