Padang, Arunala.com - Tepat hari ini, Sabtu (20/5), bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).
Dimana Harkitnas ini diperingati setiap tanggal 20 Mei, sekaligus merupakan hari yang dianggap memperingati munculnya kesadaran nasional untuk bisa bangkit dan memiliki kemauan untuk mengelola kehidupan bangsanya sendiri.
Meski Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi muruah semangat pemersatu bangsa, akan tetapi melihat dalam realitas sekarang, semangat itu masih belum mengakar secara utuh di diri setiap warga negara.
Anggota DPD RI, Alirman Sori menegaskan, Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi momentum evaluasi totalitas atas kehidupan berbangsa dan bernegara terhadap perjalanan bangsa.
"Adapun aspek yang harus dievaluasi itu mulai dari sektor ekonomi, politik, hukum, pertahanan dan keamanan, kemudian juga meningkatkan semangat nasionalisme, semangat berbangsa dan bernegara," ucap Alirman Sori ketika dihubungi Arunala.com, Sabtu malam (20/5).
"Kita harus bangkit menjadi bangsa yang mandiri dan berdaulat di semau aspek yang ada di negara ini," tukas Senator asal Dapil Sumbar ini lagi.
Ketua Komite I DPD RI ini juga menegaskan, makna Hari Kebangkitan Nasional adalah bagaimana menerapkan semangat nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan di segala bidang.
Peringatan ini,lanjutnya, juga dimaknai sebagai bentuk mengenang kembali bagaimana semangat perjuangan bangsa Indonesia di masa lalu untuk mengisi kemerdekaan.
Sebagai anggota MPR utus DPD, apakah konsep 4 Pilar MPR juga merupakan bagian penting dalam menumbuhkembangkan semangat nasionalisme itu?
Alirman Sori yang akrab disapa Also ini menjawab, salah satu tujuan utama 4 Pilar MPR memang untuk meneguhkan semangat nasionalisme bernegara.
"Dengan kata lain, melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, semangat nasionalisme bernegara ini mampu memperteguh keyakinan setiap warga negara ikut berperan aktif menjaga kedaulatan negara dari ancaman internal dan eksternal," pungkas Alirman Sori. (cpt)


Komentar