Jakarta, Arunala.com - Anggota DPD RI daerah pemilihan Sumatera Barat (Dapil Sumbar), Alirman Sori, mengingatkan agar mewaspadai aksi "koboy" para elite politik menghadapi pesta demokrasi 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
Menurut Senator ini, pesta demokrasi dalam siklus satu kali dalam lima tahunan yaitu Pileg, Pilpres dan Pilkada harus menjadi evaluasi total atas hasil pemilu sebelumnya.
"Siklus demokrasi lima tahunan adalah momentum sangat penting dalam menentukan sikap politik untuk masa depan bangsa dan negara lima tahun ke depan," kata Alirman Sori yang akrab disapa Also ini kepada Arunala.com, Minggu (21/5).
Ia mengingatkan, gerilya politik pencitraan menghadapi pesta demokrasi bakal akan dilakukan dengan berbagai strategi dan manuver untuk mempengaruhi publik, bahkan bisa menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan.
"Ganyang politik saling serang, adu domba, fitnah dan mencari-mencari kesalahan orang lain, bahkan kriminalisasi bisa saja terjadi untuk melumpuhkan lawan-lawan politik," ajak Alirman Sori.
Ia menyebutkan, yang perlu diwaspadai menghadapi Pemilu 2024 adalah gerakan "separatis politik" adu domba yang dapat memicu kegaduhan politik secara nasional.
Untuk itu, Also mengajak semua komponen bangsa harus membangun kesadaran kolektif bahwa pesta demokrasi adalah sarana penghubung silaturahmi politik untuk memperkokoh kedaulatan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Politik demokrasi Pancasila adalah politik untuk memperkokoh kedaulatan rakyat, sebagaimana amanat konstitusi UUD NRI Tahun 1945, pasal 1 ayat (3) bahwa kedaulatan ditangan rakyat dilaksanakan menurut UUD 1945," ujar Senator ini.


Komentar