Pariaman, Arunala.com -- Secara umum fraksi yang ada di DPRD Kota Pariaman memberikan tanggapannya atas Nota Keuangan Wali Kota Pariaman tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pariaman tahun anggaran 2022.
Tanggapan fraksi-fraksi itu disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Kota Pariaman, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Efrizal, disaksikan Ketua DPRD Harpen Agus Bulyandi dan Wakil Ketua DPRD Mulyadi di Aula utama DPRD, serta Wakil Wali Kota Mardison Mahyuddin dan sejumlah OPD, Selasa siang (23/5).
Dalam sidang paripurna beragendakan pandangan umum itu, para fraksi-fraksi diantaranya menyangkut strategis pemkio meningkatkan PAD, dan pengelolaannya harus memadai serta dengan Bank dalam proses pembayaran bagi Wajib pajak agar lebih mudah, seperti disampaikan Fraksi Golkar
Sedangkan Fraksi Gerindra menyampaikan tiap OPD untuk terus memaksimalkan dan mengoptimalkan keuangan pada masing-masing POS dengan program-program tepat guna.
Pandangan Fraksi NasDem diantaranya menyinggung pelaksanaan APBD terhadap pencapaian Visi-Misi Pemerintah Kota Pariaman 2018-2023 serta sinkronisasi pogram atau kegiatanterhadap perencanaan awal, saat ini jelas Mardison, Pemerintah Kota Pariaman melalui Unit kerja terkait
Selanjutnya pandangan Fraksi Keadilan Demokrat diantaranya menyampaikan soal alokasi Dana Desa di kota itu sebesar Rp79 miliar pada 2022 lalu. Untuk hal itu, fraksi ini minta instansi terkait laksanakan monitoring dan evaluasi mulai dari tahap penganggaran APBDES sampai proses pertanggungjawaban pelaksanaannya.
Adapun Fraksi Bulan Bintang Nurani justru menyatakan atas percepatan pelaksanaan APBD yang dilakukan Pemko Pariaman, karena hal itu berdampak positif pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan maysarakat di kota tersebut.
Terakhir Fraksi Partai Persatuan Pembangunan juga menyatakan sepakat dengan langkah pemko terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kota ini.
Dari berbagai pandangan fraksi-faksi itu, Wawako Mardison Mahyuddin menjawabnya dengan cukup bagus dan mampu menguraikan hal-hal yang jadi pertanyaan yang disampaikan fraksi-fraksi itu dalam pandangan umumnyanext


Komentar