.
"Salah satu cara meningkatkan skill yakni mengikuti sertifikasi. Tujuannya untuk menspesifikasikan keahlian dimiliki," tuturnya.
Selanjutnya, sebut Valeni, bahasa. Ini yang akan membedakan dengan calon pekerja lain. "Terakhir, kita harus bisa memahami lintas generasi dalam pekerjaan. Di dunia kerja hal tersebut akan ditemukan. Hal ini akan membangun relationship antar pekerja," ucapnya.
Sementara itu, Division Head Pegadaian Corporate University, Arifmon SE MH mengatakan kemampuan problem solving skills dibutuhkan di dunia kerja. Problem solving ini adalah kemampuan untuk menganalisis masalah serta menemukan solusi yang efektif untuk memecahkan masalah.
"Keahlian ini penting ketika pencari kerja mengambil keputusan dan juga mengatasi masalah di dunia kerja, baik untuk masalah yang terduga maupun tak terduga," ungkap alumni Universitas Andalas ini.
Beberapa manfaat memiliki problem solving skill, sebut Arifmon, yakni melatih leadership, belajar mengatur waktu, memperluas jaringan atau networking.
"Kemudian mengasah kemampuan sosial dan manajemen konflik yang lebih baik," tuturnya.
Kemudian, sebut Arifmon, integritas telah membawa pengaruh besar bagi kalangan profesional saat ini.
Biasanya, integritas selalu diartikan dengan citra positif dan hal-hal yang terpuji dimiliki dari sosok individu, ketimbang kelompok atau organisasi.
"Integritas melekat dengan sikap-sikap yang penuh tanggung jawab, kepercayaan, dan kesetiaan terhadap janji. Sehingga orang yang dinilai memiliki integritas cenderung dapat diandalkan, dipercaya, dan diteladani," tukasnya. (ril)
Halaman 12


Komentar