Masjid Nahdatul Islam, Tertua Kedua di Kota Padang: Apakah Masuk Cagar Budaya atau Tidak? Pengurus Tak Tahu Hal Itu

Metro- 25-05-2023 10:46
Foto lawas Masjid Nahdatul Islam Belakang Tangsi Kota Padang dan para pengurusnya kala itu. (Dok : Istimewa)
Foto lawas Masjid Nahdatul Islam Belakang Tangsi Kota Padang dan para pengurusnya kala itu. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Banyak dari masyarakat Kota Padang saat yang tidak mengetahui jika Masjid Nahdatul Islam yang berada di Jalan Belakang Tangsi Kota Padang punya sejarah tersendiri.

Bahkan saat ini, ada dari pengurus masjid itu yang juga tidak mengetahui apakah masjid yang mereka urus ini merupakan masjid tertua kedua di Kota Padang setelah Masjid Raya Gantiang dan masuk dalam situs cagar budaya atau tidak.

"Masjid Nahdatul Islam berada di jantung Kota Padang sekarang sudah berusia 137 tahun (dibangun pada tahun 1886), ini masjid tertua kedua di Padang," kata Pengurus Masjid Nahdatul Islam, Idris bersama dua pengurus lainnya saat ditemui Arunala.com di Padang, kemarin.

Dia menyebutkan, awalnya masjid ini dibangun oleh masyarakat dimana dinding dari bahan kayu.

"Pemberian nama Masjid Nahdatul Islam ini sudah sejak berdiri hingga sekarang tidak dirubah oleh pengurus maupun masyarakat sekitar Belakang Tangsi inj,"ujar dia.

Menurutnya, waktu pendiri pertama ada 8 tiang beton dalam masjid. Pada tahun 1971, pengurus masjid dan warga melakukan renovasi bangunan namun 8 tiang tersebut tidak diganti.

Dulu dari kayu sekarang ini dindingnya sudah diberi tembok, kemudian dilakukan renovasi kedua pada tahun 2016.

"Kemudian direnovasi lagi tahun 2018. Sekarang ini masjid sudah dilengkapi sejumlah CCTV. Sudaha berapa kali pergantian pengurus. Pengurus berencana akan membuat pustaka sejarah dibangunnya Masjid Nahdatul Islam," jelas Idris lagi.

Dia menambahkan, hingga sekarang ini pengurus masjid belum tahu apakah bangunan masjid sudah masuk dalam cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).

"Menurut sejarahnya ini masjid tertua kedua di Padang. Kami masih ragu apakah Masjid Nahdatul Islam sudah masuk dalam bangunan cagar budaya atau belum oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya. Kemudian direnovasi lagi oleh pengurus lama dengan dinding tembok," ungkap Idris. (drz)

Komentar