Padang, Arunala.com - Wakil KepalaLembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Republik Indonesia atau Lemdiklat Polri, Irjen PolEko Budi Sampurno, menegaskan hal satu-satunya yang menjaga NKRI ini yaitu kesatuan yang utuh.
"Untuk menjaganya itu bukan hanya tugas kepolisian saja, namun juga seluruh komponen bangsa yang ada di negara ini," ungkap Irjen Pol Eko Budi kepada Arunala.com seusai memberikan pointer-pointer penting dalam kegiatanfocus group discussion(FGD), di Padang, Rabu (7/6).
FGD yang diadakan Ditbinmas Polda Sumbar ini mengangkat tema "Peran Serta Masyarakat bersama Bhabinkamtibmas melalui Nagari Tageh di Bidang Hukum, Keamanan dan Keimanan dalam Rangka Menciptakan Situasi Kondusif Menjelang Pemilu 2024 di Sumatera Barat" ini dihadiri para jajaran Polri se Polda Sumbar, Satpol PP se Sumbar, KPU dan Bawaslu serta tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
Eko Budi menjelaskan, apa yang disampaikannya di atas tadi merupakan feedback dari kegiatan FGD yang diadakan hari itu.
"Bila salah satu komponen, tidak ada, itu tidak memiliki arti. Kalau masyarakat tidak punya Polri, nggak ada artinya, begitu juga sebaliknya. Polri tanpa masyarakat bukan apa-apa, Polri menjadi bagian kecil dari masyarakat," ucap Eko Budi.
Intinya, lanjut Eko Budi, Polri itu harus berubah, tugasnya mereka bukan lagi menakut-nakuti, tapi melindungi, mengayomi dan melayani. Bukan harus dilayani.
"Jadi artinya, pola-pola yang minta dilayani harus diubah, termasuk dalam pelaksanaan pendidikan anggota Polri pun sudah mulai diubah juga, dimana porsi olah hatinya lebih besar dari olah pikir," tegas Eko Budi. (cpt)


Komentar