Pariaman, Arunala.com - Sebanyak 273 orang para Taruna dan Taruni peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-43 tahun 2023 resmi mengakhir pelatihan mereka di Kota Pariaman, Kamis (8/6).
Peserta Latsitardanus sudah 24 hari lamanya berada di Kota Tabuik itu, dengan melakukan berbagai kegiatan terlebih dalam membantu Pemko Pariaman tersebut.
"Selama 24 hari sudah para Taruna dan Taruni Latsitarda melaksanakan pelatihan di kota ini, dan sekarang dengan berat hati kami melepas adik-adik semua untuk kembali ke tempat pendidikan masing-masing guna menyelesaikan tugas akhir pendidikan," ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar di upacara pelepasan keberangkatan peserta Latsitardanus itu di Halaman Balaikota Pariaman, Kamis itu.
Genius menjelaskan, selama berada di Kota Pariaman peserta Latsitardanus sudah melakukan berbagai aktivitas dan kegiatan yang membaur dengan masyarakat, sehingga keberadaan mereka meninggalkan kesan yang mendalam bagi masyarakat, khususnya para induk semang yang menampung mereka di rumahnya masing-masing.
"Kami sangat bangga sekali Kota Pariaman sudah menjadi tuan rumah pelaksanaan Latsitardanus kali ini. Kami bangga adik-adik semua telah membantu pemko dalam pembangunan, baik itu pembagunan dari segi pariwisata atau pembangunan dari segi infrastruktur daerah," terang Genius lagi.
Kemajuan daerah ini akan menentukan generasi yang berkualitas, dan ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi semua para Taruna dan Taruni, karena ini adalah bekal bagi adik-adik semua pada saat kembali ketempat kerja, pendidikan atau ke tempat tugas masing-masing.
"Pelajaran ini saya harapkan bisa menjadi catatan khusus bagi adik-adik semua bahwa ada pelajaran semangat membangun dari berbagai unsur yang ada, baik itu unsur pemerintah, politik, masyarakat dan ini bisa dijadikan modal secara nasional bahwa kita telah ikut serta menggerakan instansi, melakukan kordinasi dan harmonisasi berbagai kegiatan," papar Genius.
Selain itu, lanjutnya, keberadaan peserta juga bisa membangun jembatan hati dengan cara melakukan pendekatan kemasyarakat untuk ikut serta membangun bangsa ini semenjak dari daerah.
"Walaupun tidak berada lagi di Kota Pariaman, teruslah jalin komunikasi dan silaturahmi dengan orang tua angkat, dan saudara yang telah menjadikan adik-adik semua sebagai keluarga mereka," pesan Genius Umar. (cpt)


Komentar